Adi (baju biru), Alumni SMAM1TA 

Kesabaran guru dalam membimbing Adi (34) saat sekolah di SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAMITA), teringat hingga sekarang. Pria yang akrab di panggil Adi ini sangat akrab ketika bertemu guru-guru di SMAMITA (jum’at, 31/03/2017). Ia menyempatkan khutbah jum’at di Almamaternya yang sudah dijadwalkan oleh takmir masjid Manarul Ilmi komplek SMAMITA.

Dalam khutbah jum’atnya, ia mengajak kepada jamaah untuk menuntut ilmu semaksimal. Karena ilmu adalah segalanya. Adi memberikan gambaran betapa indah dan asyiknya lanunan lagu The Power Of Love yang beredar pada tahun 90-an. Maka, sekarang kalimat itu sedikit diubah menjadi The Power Of Knowlage. Khatib kali ini menjelaskan ada dua hal penting dalam keilmuan itu.

Yang pertama, ilmu yang kita miliki akan menghantarkan kita kepada detajat atau level kita dihadapan Allah Ta’ala. Sebagaimana yang tertuang dalam penggalan Qur’an Surat Al-Mujaddalah ayat 11.

Sekarang banyak orang yang pandai dan berilmu. Namun menyalahgunakan keilmuan yang ia miliki. Mengapa, karena kurangnya iman. Ilmu bagaikan pedang, jika dipegang oleh orang yang tepat maka ilmu akan diunakan untuk kemaslahatan ummat manusia di muka bumi ini. Bukan hanya sekedar berilmu, namun iman yang kuat kepada Allah Ta’ala tetap seimbang. Sehingga tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah Ta’ala.

Yang kedua, ilmu itu akan mendatangkan kemudahan bagi kita semua. Bagaimana tidak, dahulu masih banyak orang tidak mengita ada sebuah kendaraan yang bisa terbang melintasi awan. Tapi, hal itu kmenjadi kenyataan, pesawat terbang bisa mengantarkan kita menuju Makkah. Karena apa, karena ilmu pengetahuan yang Allah Ta’ala berikan kepada ummatnya.

Banyak ilmmuwan-ilmuwan Islam yang tidak terbatas hanya pada ilmu agama saja. Sebagai contoh, Ibnu Sina seorang filsuf, ilmuwan, dan juga dokter. Al-Kindi, ilmuwan bidang filsafat menjelaskan matematika, bagi Al-Kindi, adalah mukaddimah bagi siapa saja yang ingin mempelajari filsafat.

Kita sebagai Umat Islam hendaknya tidak sebagai penikmat ilmu-ilmu yang sudah ada. Tetapi kita juga harus menjadi pelopor untuk ilmuwan-ilmuwan baru dimasa depan. Dimasa sekolah, Adi juga pernah membuat film yang berjudul “Matahari” dan sempat ditayangkan di stasiun televisi nasional pada tahun 2003. Pada tahun itu juga, ia tampil bermain band bersama rekan-rekan disabilitas. penyandang tuna netra itu tampil di Hotel Satelit yang membuat decak kagum hingga tetesan air mata para pengunjung. emil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here