Evi (jilbab biru), Mengajarkan cara mengenakan hasuk HW

Diluar ruangan terasa menyengat kerena terik panasnya matahari. Kamis ini adalah kamis pertama kegiatan ekstrakurikuler wajib Gerakan Kepanduan Hisbul Wathan, atau biasa dikenal dengan HW. Pukul 14.00 semua peserta didik kelas X (sepuluh) masuk ke Aula SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAM1TA). Terasa aneh bagi beberapa siswa baru SMAM1TA saat mengenakan seragam HW. Karena, beberapa dari mereka berasal dari sekolah non Muhammadiyah.

SMAM1TA sengaja mengumpulkan mereka di Aula, sekedar mengenalkan HW dan bagaimana berseragam HW yang baik dan Benar. Ada beberapa instruktur HW Cabang Sepanjang yang khusus didatangkan ke sekolah untuk memberi wawasan tentang HW di sekolah ini. Evi, Ifan, Vieri, Riski Amalia, Elvidah, mereka tergabung tim HW Sepanjang yang sebelumnya lulusan di sekolah-sekolah Muhammadiyah Cabang Sepanjang – Sidoarjo.

Pertama yang dipahamkan adalah pakaian HW itu sendiri dipakai oleh semua anggota Pandu HW yang bentuk, corak, warna serta tata cara pemakaiannya sesuai ketentuan yang dibuat oleh Kwartit Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Kedua, sebagai identitas pemersatu visi misi yang membangun semangat kebersamaan dan juga identitas salah satu Organisasi Otonom (ORTOM) Muhammadiyah.

Ketiga, seragam HW yang digunakan di sekolah mulai dari tutup kepala, kemeja hem yang berwarna keki tua yang bermakna tanah. Celana berwarna biru tua dan bermakna air. Sehingga, ketika mengenakan seragam HW bisa bermakna dapat menjaga tanah airnya. Kelima, mengenakan hasduk (kacu), berwarna hijau dan bersimbol HW serta terdapat pita berwarna putih bertanda Penghelas (untuk SMA sederajat).

Itulah sedikit pengenalan tentang seragam HW di SMAM1TA, dan akan dilanjutkan di pertemuan berikutnya. Emil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here