Siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya Sebelum Masuk Kelas

Membangun karakter anak tidak harus menunggu saat duduk di bangku sekolah dasar.

Masih ingatkah pepatah mengatakan
Rajin pangkal pandai hemat pangkal kaya. Ya pepatah itu seringkali kita dengarkan. Apabila kita rajin, Insya Allah kita akan pandai. Dan apabila kita hemat, Insya Allah kita akan kaya.

Semua anak pasti memahami pantun tersebut. Pada saat usia muda, kita diajarkan untuk selalu rajin belajar dan hidup hemat. Karena sebagian uang saku kita tabung.

Pantun itu juga ada hubungannya dengan pendidikan karakter anak yang kita terapkan di lingkungan kita.

Pada dasarnya, pendidikan karakter itu mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang mempunyai karakter. Tentunya, karakter yang baik.

Sebetulnya anak sudah memahami, bahwasannya yang dia lakukan itu kurang tepat. Tapi, kenapa mereka membiarkan saja. Berarti dapat kita simpulkan karakter anak itu kurang baik.

Sebagai contoh pada saat siang hari lampu lorong depan kelas menyalah, kipas angin masjid yang masih menyala setelah sholat berjamaah selesai dan sebagian siswa masih ada yang terlambat sekolah dan hanya anak-anak itu saja yang terlambat.

Apabila anak itu mempunyai karakter yang baik pastinya anak itu akan mematikan lampu tanpa harus di minta oleh siapapun, mematikan kipas angin tanpa disuruh siapapun dan menyiapkan diri sebaik mungkin supaya tidak terlambat sekolah lagi.

Penanaman pendidikan karakter anak itu sangat penting. Anak harus pekah dan merasa gelisah karena tidak melakukan sikap yang baik.

Mari kita tanamkan bersama-sama, suatu pendidikan untuk mereka semuanya untuk menjadi generasi penerus. Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here