Ini Cara Hipnotis Kepala SMAM1TA

0
126
Foto: Drs. Zainal Arif saat memberi materi kepada guru dan Karyawan SMAM1TA

 

Mendoakan orang lain terkadang menjadi kendala tersendiri bagi sebagian orang. Bahkan, tidak jarang anak yang enggan mendoakan orang tua.

Menarik untuk disimak, guru SMAM1TA menangis saat mendoakan rekannya. Di aula Welirang UTC Trawas, Sabtu (14/1/2018), banyak yang berlinang airmata. Tak kuasa menahan air yang tiba-tiba keluar dari kelopak mata tanpa disuruh. Nampaknya ada Hipnotis disini, bukan ilmu hipnotis yang digunakan para pesulap-pesulap professional. Tapi, dengan perkataan yang lembut dan menyentuh hati.

Betapa tidak, Zainal Arif, Principal of SMAM1TA, mengajak guru dan karyawan mencari sepasang rekan disebelah kanan atau kirinya. Kemudian, saling memegang pundak keduanya. Lalu, diperintahkan untuk saling pijat, dari bahu hingga pergelangan tangan.

“Bapak ibu, pejamkan kedua mata Anda sambil memengang pundak rekan didepan Anda masing-masing.” Perintah awal sang leader dari SMAM1TA.

Lanjutnya –pak Arif– sapaan akrab di sekolah, “Silahkan, dalam waktu satu menit kedepan, doakan dengan tulus dan keikhlasan, rekan, patner, teman, saudara anda yang selama ini bersama-sama di SMAM1TA yang kita cintai ini, sekarang ada didepan anda masing-masing.” Ucap Zainal Arif dengan nada lembut.

“Silahkan bapak ibu, membuka kedua mata anda masing-masing”, lanjutnya.

Zainal Arif membuat gelagapan dan tersedak peserta sinergi building saat itu. Saya mendapat giliran pertama untuk mengungkapkan apa yang saya doakan. Kebetulan, pasangan saya kali ini adalah pak Muad, beliau adalah guru, motivator, dan saat ini menjadi patner di sekolah.

“Silahkan pak Emil, disampaikan.” Perintahnya.

“Terima kasih, bapak ibu semua. Kali ini adalah pak Muad menjadi pasangan saya.” Awal jawabanku.

“Saya berdo’a dengan sepenuh ketulusan hati dan fikiran, semoga pak Muad senantiasa diberikan oleh Allah kesehatan” dengan nada yang sedikit tersedak.

“Kenapa, sehat merupakan kunci utama dalam menjaga keluarga. Semoga, beliau ini, diberikan Allah kesehatan, agar dapat menafkahi, merawat, dan membimbing keluarganya selalu”. Imbuhku.

“Saya pernah dipesan pak Arif, Pak Emil harus selalu sehat. Jika sakit, bukan pak Emil saja yang sakit, tapi anak, istri, ibu, bapak, teman, dan semuanya juga merasakan rugi ketika sakit”, tambahku menirukan pesan pak Arif beberapa waktu lalu.

“Untuk itu, saya berdoa kepada pak Muad, serta bapak ibu semua yang hadir di tempat ini, untuk senantiasa di jaga oleh Allah Ta’ala dengan diberi kesehatan”, pungkasku.

Selain itu, bu Amel –panggilan akrab guru Biologi–, berpasangan dengan bu Tutik. Menyampaikan hal yang sama, semoga selalu di berikan kesehatan dan semoga cepat berangkat Haji. Bu Tutik juga begitu, mendoakan bu Amel agar segera punya rumah, dan anaknya bertambah.

Lain halnya dengan Ustadz Agus Ishom, pria yang berdomisili di Kenjeran Surabaya ini, mendoakan kepada guru-karyawan SMAM1TA yang masih membujang, agar diberi jodoh, untuk menjadikan pendamping hidup. Bu Hendah juga, guru senior SMAM1TA juga tak luput meneteskan airmatanya karena hipnotis do’a. Bu Hendah mendoakan bu Dini agar selalu sehat, keimanan, kemudahan, dan terbaik, tak lupa untuk masuk surga. dan yang laing, bu Cindy dan bu Uyun juga sama.

Luar biasa, kepala sekolah yang bukan sebagai leader saja. Tapi, juga bisa menghipnotis guru-karyawan meneteskan airmatanya. Emil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here