Foto: siswa SMAM1TA menunjukkan hasil karnyanya berupa ORIGAMI

 

Istilah origami sering dijumpai, terutama anak usia TK (taman kanak-kanak), khususnya Ibu ibu yang putra putrinya sekolah di TK. ORIGAMI berasal dari kata Oru yang berarti melipat dan Kami yang berarti kertas, jadi ORIGAMI adalah (seni) melipat kertas.

Walaupun asal usul seni ini dari Cina, tetapi karena tingginya daya inovasi dan kreasi orang Jepang, maka seni Origami ini diakui orang berasal dari Jepang.

Pada pembelajaran bahasa Jepang di SMAM1TA, pelajaran yang diberikan tidak hanya berupa bahasanya saja, tetapi juga budayanya. Karena, suatu bahasa pasti terkait erat dengan budaya.

Pembelajaran budaya biasanya diselipkan saat belajar bahasa, baik berupa pengetahuan, pesan maupun praktek. Tiba saatnya belajar budaya dalam bentuk praktek.

Para siswa belajar mempraktekkan membuat origami. Belajar budaya ini dilaksanakan dengan sangat senang oleh siswa.

Siswa yang hanya diwajibkan membuat 1 (satu) bentuk atau benda, ternyata mereka membuat dua sampai empat karya.

Setelah membuat origami, semua hasilnya diabadikan, selanjutnya para diminta menjelaskan, makna apa yang bisa diambil dari awal, proses sampai akhir pembuatan origami tersebut.

Dapat disimpulkan dan dirangkum, ternyata makna yang bisa diambil dari membuat origami adalah bisa merefresh memori masa kecil, meningkatkan daya kreatifitas, mematuhi suatu urutan kegiatan, dan disiplin atau taat menjalankan aturan atau juga perintah.

Kenapa demikian, karena ingatan kita akan mengingat masa masa indah saat kecil, memerlukan daya kreatifitas saat mau membuat karya, akan selalu menjalankan kegiatan secara berurutan, karena kalau tidak maka tidak akan berhasil, dan selalu taat aturan, tanpa menuruti aturan karyapun tidak jadi.

Jadi tidak ada salahnya kadang kita membuat origami untuk merefresh keadaan atau kondisi kita. Kalu mau belajar Origami, bisa di SMAM1TA, ektrakurikuler keJepangan. Selamat melipat. Ikhuwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here