Kultum Siswa: 3 Faktor Penentu Akhlak Yang Baik

0
357

الادب فوق العلم

Al Adab Fauqal ‘Ilmi

Hujjatul Islam al Imam al-Ghazali di dalam kitab Ihya’ Ulumiddin menyatakan bahwa budi pekerti yang baik (akhlakul karimah) bisa terbentuk dari tiga faktor, yaitu:

Pertama, Watak (thob’an). Adalah watak manusia asal mulanya terbentuk dari bawaan sejak lahir (fitrah) atau turunan kedua orang tuanya. Dalam hal ini, orang tua sangat berperan dalam pembentukan karakter seorang anak. Pepatah mengatakan, “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.” Maksudnya, watak seorang anak tidak akan berbeda jauh dari orang tuanya.

Kedua, Kebiasaan (i’tiyadan). Yaitu, Ketika seseorang melakukan kebiasaan yang baik, maka orang tersebut akan mempunyai akhlak yang baik juga. Sebaliknya, jika melakukan kebiasaan yang tidak baik, akhlak orang tersebut juga tidak baik. Sebuah maqolah mengatakan:

اَلْعَادَةُ إِذَا غَرِزَتْ صَارَتْ طَبِيْعَةً

“Kebiasaan yang dilakukan terus menerus akan menjadi sebuah watak (karakter).”

Ketiga, Pembelajaran (ta’alluman). Adalah Akhlak seseorang dapat terbentuk dengan siapa dia berteman dan berinteraksi. Apabila ia berinteraksi dengan orang yang baik, ia akan menjadi baik. Begitu juga sebaliknya, karena ia akan mendapat pembelajaran dari orang-orang yang ada di sekelilingnya, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada karakeristik orang tersebut.

Jadi yang artinya  الادب فوق العلم , Adalah Adab atau perilaku itu lebih tinggi dari pada Ilmu, contoh nya: Ada dua anak yang pertama nama nya Alvian, dan yang ke dua nama nya Firman.

Yang ke satu yang bernama Alvian dia itu anak nya pintar ilmu nya tinggi akan tetapi alvian itu tidak mempunyai adab atau perilaku.

Lha yang ke dua itu bernama Firman, anak nya itu tidak pintar dan juga tidak bodoh, akan tetapi Firman itu adab nya sangat mulia perilakunya sangat baik, dan Firman itu sangat sopan terhadap orang tua maupun orang yang lebih tua dari Firman.

Maka dari itu orang yang paling di sukai oleh Allah adalah Firman bukan alvian.karena Firman akhlak nya baik sedangkan Alvian tidak mempunyai akhlak atau perilaku.

Baca Juga : Tenang Aja Ada Allah

Disampaikan oleh: Kukuh Prasetyo, kelas XI IPS 2 saat kultum Shalat Dzuhur, Rabu (24/01/2018).
Kukuh – Sapaan akrabnya- pernah di Pondok Pesantren Queen Al falah Kecamatan Ploso Mojo Kabupaten Kediri, dari Tahun 2014 keluar Tahun 2016.

Kukuh juga ikut kegiatan belajar Qiro’atul Qur’an di sebuah masjid, di Sepanjang.