Foto: pak Bachtiar, guru Biologi smam1ta, juga salah satu pegiat pemuda cinta lingkungan

Diskusi sederhana bersama siswa tentang cara kerja enzim nampak lebih seru. Bukan hal yang asing bagi generasi Zaman Now, ketika membahas tentang pasangan atau bahasa keren nya mereka adalah pacar.

Ya, itupun terlepas dari tidak diboleh-kannya pacaran dalam Islam, lebih baik kita sebut saja usaha menyiapkan diri untuk menemukan pasangan halal nantinya. Lebih baik menjaga diri dan bersiap menghalalkan daripada bersama dalam kata yang bernama pacaran.

Nah, kali ini yang dibahas dalam kelas adalah enzim, memiliki dua cara kerja yang berbeda dalam menemukan substratnya atau pasangan nya.

Cara pertama adalah mirip dengan kunci dan gembok, jadi harus mencari substrat yang benar-benar sesuai atau klik dengan struktur nya supaya bisa berpasangan.

Cara kedua adalah induksi pas atau dengan kata lain mengubah sisi aktif nya supaya bisa sesuai dengan struktur dari substratnya.

Dari cara kerja enzim tersebut anak-anak pada responsif ketika ada yang menghubungkannya dengan mencari pasangan.

Pak, kalau melihat cara kerja enzim berarti kita juga bisa menirunya dalam mencari pacar?” tanya seorang siswa.

Huuuuuuuuuu……..” Balas sebagian besar siswa sambil bertepuk tangan ramai, bertanda nyaman dikelas dengan materi Enzi mini.

Dalam hati saya berpikir, “Benar juga apa yang dikatakannya.”, gunam saya dalam hati.

Dalam mencari pasangan, seseorang bisa mencari dengan sepenuh hati seorang lainnya, yang hendak dijadikan pasangan. Harus benar- benar seusai kriteria atau kita berusaha menyesuaikan diri supaya sesuai dengan kita.

Terlepas dari boleh tidaknya pacaran, akan lebih baik kalau kita menyiapkan diri saja daripada berhubungan tanpa kejelasan landasan.” Imbuh saya kepada siswa.

Kemudian saya melanjutkan, “Tapi saya sangat setuju dengan pendapat kamu bahwa memang banyak hal dalam ilmu yang kita pelajari tersambung dengan kehidupan sehari-hari. Salah satunya tentang cara kerja enzim ini, benar bahwa kita bisa belajar untuk mencari yang cocok atau klik dengan kita seperti cara kerja kunci dan gembok. Namun adapula posisi dimana kita mungkin akan dihadapkan dengan situasi yang membuat kita harus menyesuaikan diri dengan pasangan yang dipilihkan orang lain untuk kita seperti cara kerjanya induksi pas.”

Eh tapi karena kita semua di kelas ini belum punya pasangan halal, jadi ya sebenarnya kurang pas juga sih kalau kita membahas tentang berpasang-pasangan.” Lanjut saya diiringi siulan menggoda dari para siswa yang begitu menandakan keakraban.

Ya memang harus siap untuk ekstra belajar dan siap mental memang ketika menghadapi siswa Zaman Now, yang sudah menyerap banyak informasi dan lebih suka menghubungkan pelajaran dengan kondisi mereka sehari-hari. Bahtiar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here