Foto: Imam Shalat (berkupyah) bersama jama’ah sesuai melaksanakan shalat Khusuf

 

Masjid Al-Fatah Desa Bebekan Selatan – Taman Sidoarjo yang diinisiasi para Jamaah-nya turut malaksanakan shalat Khusuf (shalat gerhana) Rabu, (31/01/2018) malam. Supaya pernah, masjid ini digunakan untuk melaksanakan shalat Gerhana.

Shalat dimulai 20.05 hingga 20.45 WIB. Tidak kurang dari 35 Jamaah yang hadir, antusias mengikuti shalat karena beesyukur masih bisa menyaksikan fenomena atas ke-Esa-an Allah Taala.

Masjid ini mempercayakan Imam dan Khatib pada Drs. Agus Setyo Budi. Guru Matematika SMA Muhammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (SMAM1TA).

Baca: Kita Ini Kecil, Apa Yang Bisa Kita Banggakan

Dalam Khutbahnya, khatib menjelaskan, “Fenomena alam khususnya gerhana bulan kali ini sangat langka, dan ditunggu oleh semua orang.” Terangnya dalam awal isi khutbah.

Kemudian, Ia juga menambahkan, “Tidak hanya untuk mengabadikannya tetapi sebenarnya, Allah memerintahkan kita untuk mengambil pelajaran dari fenomena ini. Apa pelajaran yanh bisa dipetik, adalah semua makhluk Allah Taala, selain manusia selalu tunduk dan patuh terhdap perintah Allah. Bahkan alam semesta pun juga begitu.” Pesannya, yang membuat jama’ah tertunduk.

Selain itu, khatib juga menegaskan bahwa, pergerakan bumi, bulan dan matahari ini tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan atas perintah Allah SWT.

“Dengan adanya fenomena ini sebenarnya Allah telah menunjukkan kebesaran-Nya. Supaya, kita mempelajari dan bisa mengambil hikmah daripadanya.” lanjut isi khutbah.

“Kemudian, didalamnya terdapat tanda-tanda bagi mereka yang berfikir”. Pungkasnya dalam mengisi khutbah shalat khusuf.

Setelah sholat, para jama’ah juga merasakan kenikmatan lainnya, yang bisa dirasakan jamaah dengan semangkuk bakso yang sudah disediakan.

Baca Juga: Gerhana Bulan Wujud Kebesaran-Nya

Jadi, mengagumi kebesaran Allah Taala sambil menikmati bakso itu nikmat.

Lain halnya yang dirasakan Jihan, siswa kelas 5 sekolah dasar ini atas kebanggaannya mengikuti shalat gerhana. “Ini pertama kali saya ikut sholat gerhana. Rasanya seneng, nyaman dihati dan merinding. hehehehehe.” Kata Jama’ah perempuan termuda ini sambil tersenyum malu saat ditanya. Zuroidah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here