Foto: Suasana ceria, MTsN 2 Sidoarjo (MTsN Krian)

 

Road show Tim promisi PPDB 2018 SMA Muhammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (SMAM1TA) terus mendatangi keberbagai sekolah-sekolah. Diantaranya, SMPN 2 Taman, SMP Hang Tuah 2 Surabaya, SMPN 2 Krian, MTs Negeri Krian, SMPM 2 Taman dan SMPM 17 Surabaya.

Sosialisasi sebagai bentuk untuk mengenalkan SMAMITA kepada masyarakat luar. Selama roadshow, tentu banyak sekali masalah yang dihahapi. Tapi tidak jadi masalah karena bisa diperbaiki dan siap jadi yang lebih baik.

Baca: Lika Liku Pengusaha Muda Sulaiman

Ketika berkunjung ke salah satu sekolah tersebut, (satu satu bukan semuanya lo ya), hehehehe, Ada ada siswa yang bertanya, “Loh kok mahal?”. Katanya.

“Pertanyaan yang sangat bagus sekali, kok mahal? Adik-adikku yang saya cintai, memang mahal itu relatif. Jadi wajar saja kalau adik-adik ada yang bilang biaya masuk SMAMITA mahal.” Jawabku singkat.

Kemudian saya melanjutkan penjelasan tentang biaya di SMAM1TA. “Adik-adik, sesuatu dikatakan mahal itu ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita seharusnya dapatkan. Mahal itu ketika apa yang kita tawarkan tidak berkualitas dan tidak menjamin, mahal itu ketika kalian tidak mendapatkan kenyaman dari kami.” Terang saya kepada mereka.

“Jadi, menurut saya, mahal bukan masalah untuk menjadi patokan sebuah harga sekolah yang berkualitas dan sekolah yang hebat”.Lanjut terang saya.

“Tapi di negeri tidak mahal kok, di sini mahal banget”. Terang satu siswa SMP itu.

Saya mencoba untuk menjelaskan kepada mereka lebih lanjut. “Sekolah kami memang bukan negeri, tapi kami memberikan kenyamanan kepada siswa kami supaya betah ada disekolah, mereka betah belajar di sekolah, kami tidak menjadikan sekolah kami sama dengan negeri. Tidak nak.. sekolah kami berbeda, kami mengajarkan kalian agama, mengajarkan kalian santun, ramah  dan saling sapa,” Jawab saya yang mulai dipahami siswa SMP itu.

“Kami mengajarkan kalian diluar, didalam sekolah, lalu, dengan adanya gedung baru lantai dwlapan ini, bahkan biaya masuk ke SMAMITA, sama dengan biaya tahun kemarin, tidak ada kenaikan sedikitpun. Jadi sekali lagi saya tekankan mahal itu bukan karena nilainya, tapi yang mahal itu kenyamanan pada saat kalian belajar disekolah”. Penjelasan saya sembari memberikan senyum manis kepada mereka.

Baca juga: Canting Elektrik Lebih Muda Buat Pembatik Pemula

Selain saya, Pak Nashir – sebutan akrab Nashiiruddin, koordinator tim promosi – menjelaskan. “Sekolah kami sudah berbasis CBT saat ujian, di SMAM1TA semua serba IT, termasuk belajar dikelas. Ada sebagian guru yang sudah menggunakan HP dikelas, sudah Zaman Now. Kita yang mengikuti kemauan siswa dengan menggunakan media HP, Laptop dan sebagainya. Jadi kenyamanan yang kita utamakan bukan yang lain”. Ujar Nashir.

Apakah SMAM1TA mahal?. Tidak, sekolah di SMAMITA itu tidak mahal. Dengan SPP 400 ribu perbulan, itu sudah termasuk fasilitas AC 2 unti Perkelas, LCD dan layar nya lengkap. Laboratorium? banyak, ada FISIKA, BIOLOGI, KIMIA, dan Komputer.

Pastinya, dengan gedung baru delapan lantai, yang insya Allah mei sudah selesai. “Kalau saya tuliskan semua sarananya, insya Allah bakal jadi novel nanti.” Ucap saya kepada siswa, sambil disahuti dengan kata novel Dillan yang lagi digandrungi.

SMAMITA mengedepankan kenyamanan siswa dengan kualitas terbaik. Kami tidak menyombongkan diri bahwa kami yang terbaik. Tapi kami sebagai guru di SMAM1TA, selalu memberi kenyamanan. Kalau siswa sudah merasa nyaman, belajar apapun, sesusah apapun, semuanya bakal dijalani dengan hati ikhlas dan bahagia. Uyun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here