Menolak Peribahasa Seperti Katak dalam Tempurung

0
128
Foto: Drs. ZAINAL arif saat memaparkan program sekolah

 

Sejak pukul 06.30 guru dan karyawan SMAMITA mulai bersiap-siap menyambut kedatangan para tamu istimewa. Para tamu tersebut tidak lain adalah bapak dan ibu wali murid kelas X dan XI.

Dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu wali murid yang sudah bersedia menyempatkan diri untuk hadir dan bagi yang belum bisa hadir. Ini merupakan momen yang luar biasa karena tidak sekedar menginfokan program baru SMAMITA tetapi dengan cara inilah silaturahim antara warga sekolah dan para wali murid bisa terjalin dengan baik, sehingga sekolah dapat berusaha memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya.

Arus globalisasi tidak bisa dihindari di segala aspek kehidupan. Bahkan saat ini sudah berlangsung MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang mana kita sebagai orang tua di sekolah dan di rumah selayaknya bisa membekali putra-putri kita dengan berbagai keahlian. Sebagai lembaga pendidikan formal SMAMITA tidak sekedar memberikan pembelajaran yang teoritis melainkan selalu memperbarui apa yang menjadi kebutuhan para siswa kedepannya.

Baca juga: Gadis Asal Jerman Akan Hadir di SMAM1TA

Di tengah acara Kepala Sekolah Bapak Drs.Zainal Arif Fakhrudi memberikan ulasan mengenai program-program SMAMITA di semester 1 kemarin dan program baru di semester 2 ini salah satunya dengan diadakannya Student Exchange.

Student Exchange salah satu pembelajaran yang akan dilaksanakan di semester 2 dan akan diadakan di setiap tahun berikutnya. “Student Exchange ini merupakan pertukaran budaya yang ada di luar negeri sehingga para siswa bisa belajar budaya dan studi banding di 2 univesitas dan 2 sekolah yang ada di Singapura dan Malaysia”, kata Nurul Musdholifah selaku Waka Kesiswaan.

Di sela sesi tanya jawab, Ibu Jannah sebagai salah satu wali murid kelas X IPS 1 menambahkan pendapatnya bahwa SMAMITA setiap hari selalu memberikan berita-berita yang terjadi di sekolah, ini merupakan hal yang kecil tetapi dengan begitu saya sebagai orang tua merasa bangga dan percaya kepada pihak sekolah. Beliau juga mengatakan bahwa ini berbanding terbalik 180 derajat yang telah terjadi di sekolahnya tempat ia mengajar.

Salah satu pelajaran yang dapat diambil dari Student Exchange setidaknya para siswa bisa belajar melatih keberanian serta mentalnya sehingga setelah lulus dari SMA siap menghadapi persaingan MEA yang selama ini sudah banyak terjadi di sekitar lingkungan kita. Kami sebagai pihak sekolah menyadari bahwa Student Exchange ini tidak wajib diikuti tetapi program ini sangat luar biasa untuk diikuti dan hingga saat ini sudah ada 5 siswa yang inden, biaya sebesar Rp 7.000.000 setiap siswa sudah termasuk biaya perjalanan, hotel dan makan dan tidak termasuk paspor.

Untuk itu, bagi yang masih belum bisa ikut di tahun ini dapat mempersiapkan putra-putrinya untuk tahun berikutnya.
“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.” (Q.S Yusuf:87). Yakinlah bahwa selalu ada harapan bagi yang selalu mau berusaha dan kesuksesan akan terwujud setelah manusia berusaha. Sesuai dengan visi SMAMITA saleh dalam perilaku dan unggul dalam mutu dan berdaya saing global menjadikan SMAMITA terus berusaha memberikan pendidikan yang berkualitas sehingga dapat mengantarkan putra-putri bapak dan ibu sekalian untuk mewujudkan mimpinya. Ika P

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here