Banjir Tangisan Siswa di SMAM1TA

0
40

Foto: siswa SMAM1TA memeluk erat bu Hendah dengan tangisannya

 

Hari ini ada tangisan hebat di sekolah, bahkan gurunyapun juga ikut larut dalam tangisan itu. Betapa tidak, hampir 3 tahun, 207 siswa yang duduk di bangku SMA Muhammadiyah 1 Taman-Sidoarjo (SMAM1TA) ini akan melaksanakan ujian nasional Senin, (09/04/2018) mendatang.

Hari ini, tangisan-tangisan itu muncul dari ratusan pasang mata siswa kelas Dua Belas. Air mata itu bukan tangisan biasa, murni dari ketulusan hati siswa.

Selepas shalat Dzuhur berjama’ah, satu persatu siswa datang ke bapak ibu guru karyawan yang ada di sekolah. Minta maaf, atas tingkah laku yang mungkin pernah menyakiti hati bapak ibu guru di sekolah.

“Bentar lagi kan datang UNBK-nya, pastinya anak-anak punya salah kepada gurunya,” kata Elma Maylisa, kelas Dua Belas IPA Dua. Dengan tetesan air mata yang terus keluar.

Elma mengatakan, hari ini semua siswa minta maaf, sebagian siswa sudah melaksanakan jauh-jauh hari sebelumnya.

Selain itu, kami minta juga untuk kesuksesan kami kedepan. Kami yakin, Insya Allah, bapak ibu guru tanpa kita minta pasti mendoakan terbaik buat siswanya.

“Semoga guru-guru selalu sabar menghadapi siswa yang nakal seperti kami. Dan semoga sehat selalu serta tidak melupakan angkatan kami,” ujar Elma bersama rekan-rekannya, yang tak sanggup menahan tetesan air matanya.

Bu Hendah, guru senior SMAM1TA-pun tak sanggup menahan tetesan air mata. Ketulusan doa dari bu Hendah inilah yang akan mengantarkan siswa SMAM1TA menjadi sukses kedepan.

“Saya itu memang guru (besar), tapi tetap tak mampu menahan tangisan menghadapi anak-anak minta doa ini,” pungkas bu Hendah sambil mengusap bekas air mata yang menempel dipipinya.

Lain halnya bu Ami, -panggilan Aminatus Sya’adah-, matanya pun berkaca-kaca tatkala dimintai doa dari siswa yang sejak SMP tinggal di Panti Asuhan Aisyiyah.

Semoga, anak-anakku semua sukses dan bermanfaat ilmu yang sudah diberikan. Emil