Mendikbud bersama Kepala Smamita, menyapa kader Tapak Suci Smamita

 

Gedung pusat belajar SMA Muhammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (SMAMITA), akhirnya diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Prof. Muhadjir Effendy, M.AP, bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, Ahad (19/08/2018). Kemudian menekan tombol ajaib dilayar videotron yang disiapkan panitia.

Gedung setinggi 8 (delapan) lantai itu rampung dikerjakan selama 14 (empat belas) bulan, tanpa mengganggu proses belajar mengajar. Karena dukungan seluruh komponen masyarakat bersama Muhammadiyah.

Dalam Motivasi pendidikan yang disampaikan oleh Mendikbud, di Jawa Timur ini, Muhammadiyah sudah banyak yang gila-gilaan untuk adu hebat. “Alhamdulillah, setelah saya turun jadi rektor (UMM), di Jawa Timur ini banyak yang gila gilaan, jor-joran adu hebat. Tapi itulah yang dinamakan Fatabiqul Khoirot.” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Ia juga berpesan, agar sekolah Muhammadiyah tidak ada yang tutup terkena sistem zonasi. “Jangan sampai nanti terkena zonasi, ada sekolah Muhammadiyah yang tutup. Untuk itu, harus melompat diatasnya sekolah negeri.” pesan pria kelahiran Madiun itu.

Sekolah Muhammadiyah harus menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya. Termasuk kualitas gurunya, siswanya, dan juga fasilitasnya. “Alhamdulillah, SMAMITA sudah berani untuk ambil resiko, dengan membangung gedung Smamita Tower ini. Inilah wujud Muhammadiyah Berkemajuan.” kata Mendikbud.

Selain itu, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan, agar Smamita menjadi The Center Of Excellent. “Kita berharap, SMA ini (Smamita) bisa menjadi The Center of Excellent. Menjadi pusat keunggulan, dan menjadi SMA yang Uswatun Hasahan.” harap Haedar Nashir kepada Smamita.

Bagi Haedar, gedung ini adalah satu-satunya gedung SMA tertinggi se Indonesia. “Nampaknya, Gedung Smamita Tower ini adalah, satu-satunya gedung SMA tertinggi se Indonesia.” kata Haedar dibarengi ratusan pasang tangan memberikan applause meriah.

Agenda itu juga dihadiri wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Prof. Achmad Jainuri dan Sekretaris PWM Ir. Tamhid Masyhudi. Kemudian, wakil ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo, Nur Cholis, ST. dan sekretaris PDM Drs. Sudarsono.  Emil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here