52 orang, rombongan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, yang dipimpin Dr. H. Maskur, kunjungi Gedung Smamita Tower Ahad, (9/9/2018) kemarin.

SMA Muhammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (SMAMITA), menjadi tempat terakhir kunjungan mereka selama di Sidoarjo. Sebelumnya, mereka kunjungu Masjid Al-Manar sebagai pusat dakwah PCM Sepanjang. Kemudian SD Muh 1-2 Taman, Rumah Sakit Siti Khadijah, dan TK Aisyiyah Bebekan. Banyak harapan yang mereka inginkan seusai kunjungan, untuk bisa membangun Muhammadiyah Kota Banjarmasin, PDM Sidoarjo, terutama Muhammadiyah Cabang Sepanjang.

Zulfiah, panggilan akrab Zulfi anggota Majelis Tabligh, terkesan melihat sekolah Muhammadiyah Sepanjang. “Mulai masuk tadi, saya sudah kaget dengan penyambutan gurunya, dan wajah gedung yang begitu megah. Baru pertama kali kami melihat sekolah Muhammadiyah sebesar ini,” ujar Zulifi.

Selain itu, Dr. H. Maskur Ketua PDM ingin belajar seperti apa inovasi-inovasi yang dilakukan Smamita, agar sekolah di Kota Banjarmasin diminati masyarakat.

“Kami tadi sejenak diajak masuk di ruang kelas, yang biasa digunakan siswa untuk belajar. Kemudian, melihat video sejarah Smamita, yang dulu lokasinya sempat berpindah-pindah,” Kata Maskur di sela-sela kunjungannya.

Lebih lanjut, Maskur juga merasa takjub ketika di rooftop. “Kami tadi juga sempat diajak naik ke lantai 9, untuk melihat Sidoarjo dan Kota Surabaya dari atas Gedung Smamita Tower ini. Dan pemandangannya sungguh indah, menakjubkan.” ujarnya.

Selain kegiatan diatas, Maskur dan rombongan melihat fasilitas penunjang di Smamita. Seperti perpustakaan, laboratorium Komputer, Fisika, Kimia, ruang kegiatan ekstrakurikuler, dan lainnya. Termasuk makan siang di kantin Smamita.

“Mudah-mudahan, setelah kami berkunjung. Ada suatu perubahan kedepan bagi Muhammadiyah Kota Banjarmasin, khususnya bidang pendidikan,” pungkasnya.

Senada dengan Maskur, Zainal Arif kepala Smamita juga berharap, kedepan Pendidikan Muhammadiyah di Kota Banjarmasin sebagai sekolah unggulan. “Kami juga berharap, skolah Muhammadiyah di Banjarmasin, dapat berkembang, dan menjadi pusat keunggulan bagi Kalimantan Selatan,” pungas Zainal Arif seusai memberikan cinderamata Smamita untuk PDM Kota Banjarmasin. Emil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here