Perasaan Dag Dig Dug, dirasakan oleh Indra Ramadhan kelas XI IPA 1, salah satu kandidat Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR.IPM) SMA Muhammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (SMAMITA). “Saya terkejut, saya kira teman saya yang mendapat suara terbanyak karena orasinya bagus,” Ujarnya.

Indra – sapaan akrabnya menyebutkan, bahwa dalam pelaksanaan e-Vote Kamis (11/10/2018), suaranya tidak begitu banyak diperhitungkan. “Dan Alhamdulillah, saya mendapat suara terbanyak dalam e-Vote kali ini,” kata anak ke dua dari dua bersaudara ini.

Ia juga mengharapkan, semoga dalam struktur kepemimpinan IPM diperiode yang akan datang ini bisa menjadi lebih baik. Serta, dapat mencetak kader Muhammadiyah yang gemilang, serta membuat terobosan program kerja yang lebih inovatif lagi.

Baca juga: Imarah: Tak ada lagi kesulitan dalam e-Vote kali ini.

Banyak program-program IPM Smamita yang bagus pada periode sebelumnya. Namun, karena keterbatasan tenaga dan biaya, beberapa harus dikaji dan dimodifikasi ulang.

Seperti yang diharapkan periode sebelumnya, IPM ingin mendatangkan guest star yang mumpuni untuk bisa hadir dalam event pensi akhir tahunan di Smamita. “Mudah-mudahan, fourtwenty yang direncanakan tahun lalu, bisa terealisasi diperiode kedepan.” Pungkas Indra yang hoby bermain tenis meja.

Indra Ramadhan menempati urutan pertama dengan perolehan 627 suara, kemudian disusul Dhimas Adi Pratama dengan suara 586 suara. An Nisa Nur memperoleh 544 suara, Syaifuddin Zuhri memperoleh 532 suara.

Kemudian disusul Azza Ima dengan 510 suara, Amri Mashuri dengan 465 suara. Marshella Eka memperoleh 434 Suara, Anisa Setyaningtyas dengan 381 Suara, dan Sofia Santi 361 Suara.

Nurul Musdholifah, Waka kesiswaan menjelaskan, bahwa sejatinya pemilihan ini tidak ada yang menang dan tidak adan yang kalah, karena semuanya adalah pemimpin. “Mereka tidak menang dan kalah, karena mereka semua calon pemimpin kita dimasa depan,” terang ibu waka kesiswaan Smamita. Emil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here