Lulusan, itu Adalah Iklan Sekolah Kita

Akhir tahun, identik dengan intropeksi atau muhasabah termasuk yang dilaksanakan oleh Majelis Dikdasmen PCM Sepanjang.

Itu disampaikan oleh Abdul Karim Baisa, ketua PCM Sepanjang saat membuka agenda Rapat Kerja Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  2019/2020 di Lingkungan Majelis Dikdasmen PC. Muhammadiyah Sepanjang, Sabtu (25/12/2018), di Hotel Santika Surabaya.

Bang Karim –sapaan akrabnya–, kita harus bermuhasabah, apa saja penyebab penurunan jumlah siswa jika terdapat sekolah yang jumlahnya menurun.

Kemudian, mutu lulusan, akan berkorelasi dengan jumlah siswa yang akan diterima.

“Kalau lulusannya bermutu, maka, itu bisa jadi iklan untuk tahun pelajaran berikutnya.” Kata pria tinggi dengan kacamata khas-nya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, agar sekolah menjaga kualitas guru.  Guru itu jangan cukup mengajar secara rutin setiap hari. Tapi harus ditingkatkan kualitas dan keilmuannya.

“Belajar Matematika, Fisika, Kimia, atau yang lainnya, dari internet juga bisa. Cukup buka HP, klik, dan baca,” ungkap Dosen Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Saat ini, lanjutnya, orang belajar sudah memanfaatkan IT. Kedepan, gedung megah bukan merupakan ke-Khas-an lagi. Sekolah harus punya ciri khas, harus berbeda dengan sekolah lainnya.

Bang Karim mengungkapkan, saat ini lagi trend sekolah Tahfidz, yang menjadi salah satu pilihan wali murid.

Ia berharap minimal sekolah Muhammadiyah adakan ektra khusus Tahfidz, dan sediakan guru khusus Tahfirdz.

“Di almanar, itu ada imam husus yang hafal 30 juz. Pendidikannya saja gratis karena tahfidznya. Siapa tahu, itu bisa mengantarkan anak didik kita mendapat beasiswa karena Hafidznya,” harap bang Karim.

Terakhir, bang Karim mengajak, agar kita bekerja lebih serius dan lebih disiplin.

“Kalau bisa, setiap agenda acara dilaksanakan tepat waktu. Jika terlambat, akan mengganggu kegiatan lainnya,” pungkasnya. Emil