Ramzi, kelas X Ipa 5 dari komunitas Hafidz Smamita

 

Menjadi penghafal Quran atau Hafidz adalah cita-cita mulia. Itu ditunjukkan oleh Dhiya’ Ulhaq Ahmad Ramsi saat mengikuti lomba Hafidz Quran diacara Islamic Education Fair 2019 di Atrium City of Tomorrow (Cito) Surabaya.

Ramsi -sapaan akrabnya- mengatakan, ia diminta untu melanjutkan potongan ayat yang sudah dibacakan dewan juri di Juz 2. Untuk kategori SMA Sederajat memang Al Quran Juz dua.

Ia mengatakan, sekolah di Smamita memang nyaman, punya banyak teman yangbaik, mendukung aktifitas Hafidz-nya.

“Aktifitas hafidz saya didukung sama teman-teman, baoak ibu gurunya juga perhatian,” ujar pelajar kelahiran Surabaya 2003 itu.

Pegang mic: Miftah Nabila dari komunitas Hafidz Quran Smamita hafal 30 Juz

Selain itu, Miftah Nabila kelas XI Ipa 3, juga sudah hafal 30 Juz. Bersamaan dengan Ramsi, ia ikuti kompetisi hafidz Quran level SMA.

Zainal Arif Fahrudi, kepala Smamita mengatakan, sekolah selalu mendukung penuh program keislaman yang sebenarnya.

“Saat ini banyak kita jumpai, Islam model digital, ngaji pakai HP, Bimbingan Shalat HP, Buka Qur’an HP. Smamita konsisten untuk mengajarkan Islam yang sesungguhnya,” ujar Kepala Smamita. Emil