Pakan ikan atau pelet ternyata bisa dibuat dari limbah sayuran atau sisa makanan manusia Inovasi ini diciptakan dari siswa SMA Muhamamdiyah 1 Taman- Sidoarjo (SMAMITA) pakan untuk ikan budi daya yakni jenis Ikan Koi.

Berawal dari banyaknya sampah sayuran yang tidak terpakai siswa kelas X IPS 1 yang dinahkodai oleh Handy Satria Tama membuat pellet atau makanan ikan berbahan dasar sayur busuk yang dinamai Pelet Koi.

Bahan yang digunakan adalah kentang mentah, sayur sawi busuk, kangkung busuk, dan kol busuk.

Cara pengolahannya kangkung sawi kol diambil daunnya, kentang diiris sesuai jumlah daun. Lalu dikasih air sedikit dan diblender atau dihaluskan. Sesudah diblender disaring airnya dibuang diambil ampasnya saja. Kemudian didinginkan dikulkas selama satu jam agat padat. Lalu adonan dicetak kecil kecil.

Uji coba pemberian pellet dilakukanpada ikan koi selama dua minggu, dan hasilnya ikannya suka. Kelebihan pellet ini mengurangi limbah sayuran busuk, dan kandungan serat dan vitamin yang tinggi pada pellet.

Namun kekurangan masih terbatas pada keawetan pellet. Pellet hanya bisa bertahan dalam air selama 15 menit, setelah itu larut.

Untuk selanjutnya, siswa SMA muhamamdiyah 1 Taman akan mengembangkan pelet itu agar bertahan lebih lama di dalam air

Anggota kelompok Penemu Pelet Koi :Gilang Asmanu, Handy Satria, Ali Akbar, Dimas Adi, Husni Rafif, Zoga Wisnu, Moch. Arsy, M. Aflah Zein, Aditya Darma. Wahyu murti

Siswa Smamita Juarai Skarida Idol 2019