Guru ini Pamit Untuk Lanjut Study di Eropa

 

Salah satu guru Smamita yang pamit pisah untuk menyelesaikan pendidikan S3-nya di luar negeri. Meskipun suaminya berangkat terlebih dahulu.

Hal itu terjadi saat rapat pada koordinasi guru karyawan SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAM1TA), Jumat (3/5/2018).

Nurul Musdholifah, guru Ismuba Smamita yang sebentar lagi berngkat ke Hungaria, untuk lanjut pendidikannya.

Ia berpesan kepada Nashiiruddin Addaa’i untuk sabar. “Selalu sabar, jangan pernah mengeluh. Yakin dengan apa yang kita lakukan itu benar,” ucap Nashiir menirukan Nurul.

Ibu tiga anak ini selalu ikhlas dan semangat setiap menjalankan tugas-tugasnya dimanapun. Dan, ia selalu memperhatikan staf-stafnya.

Nurul juga menyampaikan pesan sebelum meninggalkan diri dari Smamita. Pertama, ia menyampaikan syukur Alhamdulillah karena dipercaya bekerja mulai tahun 2009 yang awalnya mengantikan Ibu Utami yang cuti karena melahirkan. Pada tahun 2010 berkesempatan menggantikan jam mengajar Imam Mahmudi.

Ditahun 2011 ia jadi wali kelas. Kemudian di tahun 2012-2014 staff kesiswaan. Tahun 2015-2019 jadi waka kesiswaan.

“Biasanya, bekerja di instansi paling lama dua hingga tiga tahun. Terimakasih untuk Ilmu dan pengalaman yang luar biasa. Relasi dengan patner kerja yang baik,” ucap Nurul.

Kedua, ia juga minta maaf kepada semua warga Smamita bila ada kesalahan apapun.

“Ketiga, saya mohon doanya kepada Bapak Ibu supaya perjalanannya menuju Hungaria diberikan keselamatan oleh Allah SWT. Dan diberikan ilmu yang bermanfaat dan Insya Allah bermanfaat bagi umat,” ungkapnya.

Bulan Juli nanti Nurul beserta anaknya akan menuju Hungaria yang membutuhkan waktu sekitar sekitar 14 jam.

Semoga Ibu Nurul Musdholifah selalu di berikan kesehatan, selalu di mudahkan oleh Allah SWT. Nashiir