Menata alas kaki dengan rapi, itu menunjukkan karakter dari pemiliknya. Bagaimana tidak, menata sandal yang tidak rapi menunjukkan bagian dari diri pribadi seseorang.

Hal itu disampaikan oleh ustad Miftahol Jannah, guru Al Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA) di SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo (SMAMITA) saat menyampaikan arahan Darul Arqom, Kamis (23/5/2019).

“Kenapa sampai lift sekolah itu ditulis putra sendiri dan putri sendiri, itu biar kalian bisa tertib,” ujarnya.

Lebih lanjut ia juga mencontohkan, bagaimana ketertiban disekolah itu diterapkan, antaranya membuat rambu-rambu naik turun di tangga sekolah.

Menurut dia, ketertiban yang kecil itu bagian dari ibadah. Jika dilakukan secara terus menerus, menjadi sebuah amalan yang besar. Karena secara konsisten dilakukan.

“Orang tua mana yang tidak mau memiliki anak Shaleh dan Shalihah, semua pasti ingin. Untuk itulah anak anak dipercayakan di Smamita ini,” pungkas guru yang sedang menyelesaikan studi S2 di Umsida.