SMAM1TA – Kegiatan Fortasi ata forum ta’aruf siswa bagi sekolah Muhammadiyah, yang biasanya sering dikenal MPLS, mengundang BNN Sidoarjo untuk mengisi acara fortasi. BNN sidoarjo materi tentang bahayanya Narkoba untuk kalangan remaja apalagi dikalangan pelajar, Selasa (16/7/2019).

BNN menerangkan satu demi satu cara agar menghindari dari narkoba, dengan makin banyak terjadinya pengguna narkoba yg ada di indonesia. Jadi, Indonesia menjadikan statusnya kali ini darurat narkoba, dengan sasaran para pelajar. Hal ini yang membuat para panitia fortasi mengundang BNN, salah satu tujuannya untuk mengurangi para pencandu narkoba yang ada di Indonesia.

Selain itu, tentang jenis-jenis narkoba, apa dampak dan akibatnya jika pengguna memakai narkoba tersebut.

BNN pun menjelaskan dengan detail dan membuat suatu fungame yang dapat menambah pengetahuan para peserta fortasi.

Sistem Fungame yang dilakukan BNN adalah berdiskusi. Peserta diminta berkumpul sesuai kelasnya, ada perwakilan kelas yang diwajibkan kedepan untuk menjelaskan salah satu nomer yang dimana dalam nomer itu ada sebuah pertanyaan yang harus dijawab dari hasil diskusi perkelas tersebut.

Salah satunya peserta siswa kelas X IPS 1, dia diminta menjawab pertanyaan yang dibuat BNN, “mengapa Indonesia disebut negara darurat narkoba?”.

Kemudian mereka menjawab “karena Indonesia merupakan jalur perdagangan dunia yang dimana banyak orang asing yang tidak bertanggung jawab dapat menyelundupkan barang barang ilegal salah satunya narkoba dengan cara apapun” – M. Wildan Erlangga