Oleh : Nadjih Ihsan.

Dakwah Tauhid adalah dakwah yang mengajarkan pemurnian ibadah kepada Allah, ajaran tentang bagaimana seseorang bisa meng Esakan Allah SWT, dalam segala tindakan dan ucapan nya, sebagai Tuhan satu satu nya yang berhak di sembah.

Sumber ajaran Tauhid lailaha illa Allah tidak ada yg berhak di sembah kecuali Allah SWT.

Orang yg hanya percaya bahwa Allah SWT itu ada, belumlah bisa di sebut ber Tauhid. Sebab kepercayaan tentang Allah SWT, masih ada kemungkinan percaya yang selain Nya juga.
Barang siapa yg belum melaksanakan Tauhid ini, maka ia belum beribadah/menghamba kepada Allah.

Apa lagi kepercayaan tentang Allah SWT. belum di ikuti dengan beribadah satu satunya kepada Nya.

Para ulama tidak ada perbedaan, bahwa Tauhid adalah hukum nya wajib dan harus di dahulukan di atas seluruh rukun Islam yang lain.

Nabi Muhammad sendiri mendakwahkan Tauhid selama 13 tahun dalam periode perjuangan di Makkah.

Setelah di Madinah, selama 10 th, Rasulullah membangun ekonomi, sosial, politik dan budaya ketika landasan Aqidah Tauhid nya sudah kuat.

Ketika Tauhid itu kita terangkan dengan tepat dan benar, tidak alasan untuk memusuhi faham Tauhid.

Kesalah fahaman tentang faham Tauhid, karena kitab kitab Tauhid belum di pelajari dengan baik, sikap fanatik dan menganggap diri sendiri paling benar, bisa mengakibatkan penolakan terhadap faham Tauhid.

Terbentuk nya komunitas dalam MT AT-TAUHID sebagai wadah silaturahmi Kajian-kajian Tauhid, semoga bisa menambah pemahaman bahwa Tauhid mempunyai kedudukan yg sangat mendasar, dapat meneruskan jihad dan dakwah Tauhid nya Rasulullah, dan sekaligus menjelaskan kepada umat tentang ke unggulan faham faham Tauhid agar tidak di salah fahami. Wallohu’lam.

Ini Pesan Kyai Nadjih yang Sering Terlupakan