Ini Pesan Kyai Nadjih yang Sering Terlupakan

0
20

Apa kita sudah pernah berikan reward kepada anak, dan orang tuanya dihadapan semua wali siswa di akhir tahun pelajaran bagi anak yang baik budi pekertinya?

Pertanyaan itu disampaikan oleh Kyai Nadjih Ihsan saat memberikan arahan dalam rapat kerja SMA Muhaammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (Smamita) di PrimeBiz Hotels Surabaya Sabtu (27/7/2019).

Alumni kepala Smamita selama 18 tahun itu memberi contoh sebuah kasus, ada seorang siswa yang mengembalikan pensil kepada gurunya, karena anak ini merasa bahwa itu bukan pensilnya.

Kemudian, lanjut Kyai Nadjih Ketua Komite Sekolah, anak ini mengembalikan bolpoint ke gurunya, dengan alasan yang sama. Dan terus dilakukan setiap ia menemukan barang yang bukan miliknya.

“Namun, anak ini tidak pandai matematika, fisika, kimia. Maupun bahasa inggris.” ungkapnya.

Apakah nilai moral anak ini?, tanya lagi Kyai Nadjih kepada peserta rapat kerja.

“JUJUR,” jawab peserta serentak dengan kompak.

Iya, sahut Kyai Nadjih, nilai kejujuran itu yang perlu kita apresiasi kepada anak tersebut, dan juga orang tua.

“Sekolah berhak untuk menunjukkan kejujuran anak ini. Inilah anak-anak generasi Masa depan,” pungkasnya. Humas