Ilmuwan Muda, Inspirasi Siswa Smamita Dapatkan Beasiswa ke Jepang

0
5

Dihadapan ratusan pelajar SMA Muhammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (Smamita), Direktur Politeknik Banjarnegara Jawa Tengah, Dr. Tuswadi memberikan tips cara mendapatkan beasiswa Jepang, Senin (3/9/2019).

Bagaimana menjadi generasi milenial yang sukses, Dr Tus sendiri menegaskan agar siswa terbaik SMAMITA untuk menghubunginya apabila ingin mendapat rekomendasi, dan juga beasiswa dari Universitas Hiroshima Jepang.

“Saya sudah sering merekomendasikan generasi emas Indonesia melalui studi lanjut di Jepang, tinggal saya rekomendasikan. Tapi karena sudah direkomendasikan, kalian harus kerja keras, agar benar benar sukses,” tegasnya.

Saya, lanjutnya, juga membawa siswa dari SMA Takeda higasi, Hiroshima Jepang ke SMA Muhammadiyah 1 Taman, yakni Kanako Tome untuk kegiatan pertukaran Budaya.

Diketahui, Dr Tus sendiri, adalah dulunya seorang guru SMA, yang kemudian tergabung dalam Akademi Ilmuwan Muda Indonesia atau ALMI.

“Saya bersyukur, meski hanya berprofesi sebagai guru SMA mampu terpilih menjadi anggota ALMI yang notabene didominasi oleh para doktor dan profesor dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset,” terangnya.

Dr Tus mengungkapkan, untuk bisa study di Jepang, harus memiliki budaya membaca, etos kerja, serta etos belajar yang tinggi. Semua itu  akan membuat siswa lolos beasiswa dan juga semangat untuk belajar di Jepang.

Banyak potensi besar yang dimiliki oleh pemuda di Indonesia ini untuk berkuliah di luar negeri, namun acapkali potensi tersebut terhambat oleh berbagai faktor. Salah satunya faktor ekonomi yang sering membuat mahasiswa merasa minder untuk memiliki sekaligus meraih mimpi.

“Jangan terikat predikat tidak mampu. Saya sendiri adalah anak seorang pedagang cangkul di pasar tapi karena saya memiliki motivasi yang belajar yang tinggi saya bisa menjadi Doktor lulusan Hiroshima University, Jepang,” pungkasnya. (Wahyu Murti)

Pelajar Jepang Kunjungi Smamita, Senang Dijemput Naik Kereta Api