Belajar Bahasa Jepang Makin Asyik Ada Nihongo Partner di Sekolah Ini

PWMU.CO-SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo  kedatangan guru tamu dari Jepang bernama Kouhei Umeda (22).

Dia akan mengajar di sekolah ini delapan bulan. September 2019-April 2020. Kouhei Umeda adalah mahasiswa Universitas Nagoya jurusan Bahasa Inggris.

Kepala Sekolah  Drs Zainal Arif dan Wakasek Humas Emil Mukhtar Effendi SKom menjemput Umeda yang menginap di Hotel Majapahit  Surabaya, Kamis (19/9/2019).

Zainal Arif mengatakan, guru Bahasa Jepang  dalam program ini biasa disebut Nihongo Partners. Nihongo artinya Bahasa Jepang. Jadi guru tamu ini tugasnya menjadi partner pengajaran Bahasa Jepang di Smamita. Semacam native speaker.

Nihongo partner merupakan sukarelawan warga Jepang yang bersedia membantu pengajaran Bahasa Jepang di luar negeri termasuk Smamita yang memanfaatkan program ini.

”Tahun 2018 pernah menerima Nihongo Partners bernama Yurika Tanabe. Jadi ini kedatangan Kouhei Umeda ini program kedua,” kata dia menjelaskan. Lewat program ini dia ingin Smamita juga dikenal di Jepang.

Tugas Kouhei Umeda di sekolah mendampingi Sensei (guru) Bahasa Jepang M. Ikhuwan dan Andri Dwi Astuti saat mengajar. Dengan native speaker asli dari Jepang diharapkan kualitas penjaran jadi lebih baik sehingga siswa makin mahir berkomunikasi.

Dari Hotel Majapahit, Kouhei Umeda diajak ke guest house atau rumah inapnya selama delapan bulan tinggal di Sepanjang. Dia minta beli kartu SIM lokal dulu untuk HPnya. Maka mereka mampir ke Plasa Marina untuk beli SIM card.

”Saya senang sekali bisa tinggal di Indonesia, dan mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Taman,” ujar Kouhei.

Dia menjelaskan, datang ke Indonesia sejak  11 September 2019 lalu. Sudah tiga hari di Jakarta belajar Bahasa Indonesia dulu.  Ia berharap dapat menjadi guru yang baik bagi siswa. (*)

Penulis Wahyu Murti  Editor Sugeng Purwanto