Pertama Kali Lihat Shalat Jamaah, Begini Komentar Sensei Jepang

PWMU.CO – Guru (Sensei) tamu dari Jepang Kouhei Umeda (22) mengaku kagum dengan pelaksanaan ibadah shalat jamaah siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo.

Pernyataan itu disampaikan Kouhei saat melihat shalat Duhur berjamaah di aula sekolah, Senin (23/9/2019).

”Saya kagum dengan ibadah siswa sini yang bisa hening dan tertunduk bersama-sama. Ini sungguh luar biasa,” katanya.

Dia juga memuji rapinya sandal yang berjajar di depan aula ketika siswa sedang melaksanakan shalat. ”Di sini siswa tertib saat akan beribadah, mereka menata sandal dengan sangat rapi,” ujarnya.

Usai shalat Duhur, Kouhei diberi kesempatan mengenalkan diri di hadapan 743 siswa. ”Perkenalkan, saya Kouhei Sensei. Saya berasal dari Kota Aichi, Jepang. Sebuah kota tempat diproduksinya mobil Toyota,” cerita Kouhei sambil tersenyum.

Lalu Kouhei menjelaskan, ia akan mengajar di sekolah ini untuk beberapa bulan ke depan. ”Saya akan mengajar Bahasa Jepang  dan budaya Jepang di sini. Selama di Surabaya saya tinggal di Sidosermo,” tambahnya.

Wakasek Humas Emil Mukhtar SKom mengatakan, hampir setiap tahun Smamita mendatangkan guest teacher. Sebelumnya, juga pernah mendatangkan guru asal Jepang, Jerman dan Bangladesh.

”Kami ingin mengambil sisi positif kehadiran guru luar negeri ini. Seperti budaya kerja Jepang yang menerapkan 5S. Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke,” ujar Emil.

Emil menambahkan, 5S tersebut jika diterjemahkan  menjadi 5R yang berarti Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin.

”Nah budaya yang seperti ini yang bisa kita ambil dan diterapkan di Smamita sehingga dengan budaya 5S dapat menjadikan siswa menjadi pelajar berkarakter,” ujarnya. (*)

Penulis Wahyu Murti  Editor Sugeng Purwanto