Smamita Jajaki Kerjasama dengan ITS Surabaya

Jika menjadi guru hanya diisi dengan kegiatan rutinitas, tanpa disertai dengan update keilmuan akan menjadi percuma. Mumpung masih dalam usia muda, maka explore diri  dengan ilmu sehingga diri ini akan memiliki manfaat.

Hal tersebut disampaikan Prof. Imam Robandi, Sekretaris Dewan Profesor ITS Surabaya, Selasa (8/10/2019), saat ramah tamah dengan Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo (Smamita) dan beberapa staff.

“Kemampuan guru yang belum profesional wajib diperbaiki, karena sekolah yang baik itu ditopang oleh guru yang baik. Siswa pintar pasti dihasilkan oleh guru yang pintar.” Ujarnya

Lebih lanjut, ia menambahkan, untuk menjadi sekolah hebat ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Pertama tambah korelasi pertemanan, karena dengan menambah korelasi maka pertemanan ilmu  pengetahuan akan bertambah. Selanjutnya teman Smamita tidak hanya dilingkup Sepanjang, Sidoarjo saja. Maka tambah pertemanan smamita hingga keluar negeri. Ilmu itu datang dari mana saja, maka perbanyak ilmu sebanyak banyaknya.

“Yang ke tiga rutinitas tiap hari akan membuatmu jatuh, maka jaga rutinitas dengan kreatifitas. Jangan membatasi diri dengan batas wilayah agar kita tidak ketinggalam informasi. Kembangkan potensi yang ada di setiap guru dan poles sedikit sehingga Guru akam menjadi guru yang berkualitas,”  pesannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Smamita Smamita bidang Humas, Emil Mukhtar Effendi, S.Kom mengungkapkan apa yang menjadi arahan dan motivasi dari Prof Imam akan dilaksanakan bersama dewan guru untuk mewujudkan sekolah Smamita menjadi unggul.

“Ini sebagai langkah awal Smamita menjalin kerja sama dengan ITS dengan mendatangi Sekretaris Dewan Profesor ITS Surabaya untuk menularkan ilmunya kepada Smamita,” ucapnya. Wahyu Murti

 

Belajar Bahasa Jepang Makin Asyik Ada Nihongo Partner di Sekolah Ini