Mijiatun Sri Hartyatni, saat input isian PKKS di Smamita

Laporan kegiatan sekolah itu lebih mudah dilihat, jika gunakan web site seperti ini.

Hal itu disampaikan Mijiatun Sri Hartyatni, salah satu asesor tim Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) di SMA Muhammadiyah 1 Taman-Sidoarjo (Smamita), Kamis (16/1/2020).

Pengawas SMA Provinsi Jawa Timur ini mengungkapkan, agenda kegiatan sekolah yang setiap saat sudah langsung bisa publish ke web sekolah seperti ini, sehingga siapa saja bisa langsung lihat informasinya.

“Wah sekolahnya keren, tiap kegiatan bisa langsung terdokumentasi, dan publish di website sekolah. Saya jadi kepo ini,” ungkapnya.

Selain itu, perempuan yang akrab dipanggil bu Tya, melihat perkembangan SMA Muhammadiyah 1 Taman menjadi menarik untuk disimak.

Lebih jauh, ibu asal Karanganyar Jawa Tengah, mencoba menggali lebih dalam terkait PKKS.

“Bagaimana mengatur jiwa muda, sehingga personil waka dan beberapa staf banyak yang muda?” tanyanya.

Zainal Arif, kepala Smamita mengungkapkan, seleksi guru dan karyawan, bukan hanya dari pimpinan diatasnya, dalam hal ini Majelis Dikdasmen.

“Selain Majelis Dikdasmen, kami juga dilibatkan dalam perekrutan guru dan karyawan baru. Termasuk penguasaan Informasi dan Teknologi,” jawabnya.

Abdul Malik, input isian instrumen MKKS

Abdul Malik, pengawas SMA menambahkan, sekolah perlu tingkatkan pelaksanaan tindak lanjut dari supervisi.

“Iya, dari temuan itu, sekolah bisa menindaklanjuti,” imbuhnya.

Menyinggung terkait keseluruhan sekolah, ia mengungkapkan jika Smamita sudah penuhi standart instrumen PKKS.

“Alhamdulillah, semua fasilitas sekolah dan proses pelaksanaan kegiatan, sudah sesuai dengan standart instrumen penilaian,” pungkasnya.

Pengawas Sekolah, kepala smamita, foto bersama mahasiswa magang dari Thailand

Selain itu, kedua pengawas menyempatkan berbincang dengan tiga mahasiswa asal Thailand yang magang di Smamita selama 1 bulan.