Syahla (kiri), dan Nikita

SMA Muhammadiyah 1 Taman -Sidoarjo (Smamita) menyumbang medali perak untuk Indonesia dalam ajang bergengsi ISTEC.

ISTEC adalah kompetisi penelitian tingkat dunia di bidang sains, teknologi, dan rekayasa. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 13-16 Januari 2020, dan diikuti oleh para peserta dari 14 negara di seluruh Dunia.

Smamita mengirimkan dua siswa terbaik, yaitu Nikita dari kelas X IPA 6 dan Syahla Atalia Athaya kelas X IPA 1.

Mereka membuat riset pada kompetisi sosial sains dengan judul Internationalitation Javanese Culture with L.O.V.E Method.

“Kami membuat projek riset memperkenalkan budaya jawa dengan metode L.O.V.E. Metode love adalah Literasi, Song, Vlog and Education,” ujar Nikita.

Selain itu, ada media yang disebut grafis sebagai penunjang penjelasan dalam lomba tersebut.

“Grafis disebut sebagai media untuk menyebakan informasi yang dianggap mudah dipahami isinya,” imbuhnya.

Atas riset tersebut, mereka berhasil meraih medali perak. Sedangkan Medali Emas diraih oleh kontingen Turki dan Turkmenistan.

Diketahui, ajang ini dikuti 179 tim dari 14 negara di 4 Benua yakni benua Amerika,Eropa,Asia dan Afrika. (Wahyu Murti)