Tukar Ide Mencerdaskan Anak Didik dengan Silaturrahim

    0
    118
    foto bersama Smaliska dan pimpinan Smamita (baju orange)

    SMAMITA – Keberlanjutan dan keberhasilan pendidikan di Indonesia tidak hanya dilaksanakan oleh sekolah penyelenggara negara. Masyarakat sipil pun bisa berperan memberi untuk negeri. Itulah yang disebut taawun untuk negeri yang sering didengung-dengungkan oleh Muhammadiyah.

    Selasa (28/1/2020) dua sekolah berdiskusi panjang untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat anak bangsa tersebut.

    SMA Al Islam Krian (Smaliska) berkesempatan untuk bersilaturahim di SMA Muhammadiyah 1 Taman – Sidoarjo (Smamita) bahas peran pendidik terhadap kualitas pendidikan di SMA.

    Suhariyono, kepala Smaliska, sengaja mengajak wakil kepala sekolah, kepala tim pengembang sekolah dan anggotanya untuk melihat proses pembelajaran yang ada di Smamita. Khususnya, kelas Excellent, atau yang biasa disebut kelas khusus Internasional di Smamita.

    “Ini kami lakukan untuk membuka wawasan, bahwa, kita masih perlu menjadi sekolah lain, belajar lebih banyak dari sekolah-sekolah sekitar kita,” ujar Suharyono.

    Kunjungan di kelas X IPA 6

    Bambang, ketua tim pengembang sekolah di Smaliska, menanyakan satu persatu terkait program kelas tersebut, hingga mengunjungi kelas Excellent itu.

    “Kami ingin mengetahui, apa yang perlu disiapkan dalam program kelas internasional itu. Kurikulum, proses pembelajaran, hingga perekrutan guru dikelas internasional, handbook yang digunakan, dan sasaran ke mana?” tanyanya.

    Zainal Arif, kepala Smamita mengungkapkan, silahkan mempelajari apa yang ada di Smamita. Baginya, tidak ada yang namanya kompetitor dalam pendidikan atau sekolah.

    “Bagi kami, tidak ada yang namanya kompetitor, namun baiknya adalah bersinergi untuk menciptakan bagaimana anak didik kita menjadi, pintar, cerdas, unggul, dan berakhlakul karimah untuk memimpin bangsa kedepan,” ungkapnya.

    Di rooftop Smamita berlatar belakang Kota Surabaya nuansa kabut seusai hujan

    Setelah menerima pemaparan langsung dari kepala Smamita, rombongan Smaliska langsung menuju kelas yang berada di lantai 7 gedung, X IPA 6. Dan kemudian menikmati suasana luar sekolah diarea surabaya dan sekitarnya di rooftop Smamita Tower.

    Sebelumnya, Jumat (17/1/2020), Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan dan dua orang guru Bimbingan Konseling (BK) asal SMP Muhammadiyah 3 Waru – Sidoarjo (Mugaru), juga berkesempatan bersilaturahim di Smamita, untuk mempelajari tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) peran guru BK dalam menangani permasalahan siswa. *

    Zainal Arif, kepala Smamita (baju putih) bersama guru Mugaru