Tim KIR Smamita bersama peserta dari Thailand

SURABAYA – Tim Karya Ilmiah Remaja SMA Muhammadiyah 1 Taman meraih bronze medal atau medali perunggu dalam ajang AISEF 2020 atau ASEAN Innovative Science and Entrepreneur Fair 2020.

Agenda itu digelar di BJ junction Surabaya, even ini adalah level internasional bidang Inovasi sains dan Enterpreneur.

Sebanyak 5 siswa yang tergabung dalam tim smamita  mengikuti event ini dan produk yang akan dipamerkan yaitu yoghurt daun kelor / Moringa Yoghurt.

Jumlah total peserta 250 tim, terdiri dari negara Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina dan Kamboja.

Aisyah Ramadhanti Suhada ketua kelompok tim saat dihubungi kontributor PWMU menjelaskan tema yang diambil kelompoknya adalah tentang Yoghurt.

Persiapan mengikuti lomba ini tiga minggu, mulai dari Menyiapkan poster ukuran A0 yang berisi background, marketing hingga BEP.

“Kami menyiapkan kebutuhan untuk dekorasi stand hingga menyiapkan produk yang akan dipamerkan yakni yoghurt daun kelor/Moringa Yoghurt,” tambahnya.

Ia menjelaskan, jika daun kelor yang jarang digunakan untuk membuat makanan bergizi oleh rakyat Indonesia, lebih sering dibuang dan tidak digunakan padahal memiliki manfaat yang bermacam macam.

“Yoghurt daun kelor memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, sehingga menjadi poin plus di yogurt-nya,”ujar Aisyah

Kelebihan Yoghurt buatannya memiliki kemasan yang mudah dibawa kemana mana, namun belum memiliki label halal.

“Kedepannya  kami akan merencanakan  uji lab agar terdaftar di BPOM dan mendaftarkan ke sertifikasi halal,” pungkasnya.

Berikut adalah Perwakilan smamita yang mengikuti lomba tersebut.

Aisyah Ramadhanti Suhada (XI IPA 2); Arsyita Intan Amalia (XI IPA 1); Nur Azizah Rahma Dinar (XI IPS 1); Bunga Okta Mutiara Prihandini (X IPA 5); dan Maritza Nabila Nareswari (X IPS 1). (Wahyu Murti)

Yoghurt Daun Kelor Siswa Smamita Juara Karya Ilmiah