Friday, November 27, 2020
Home Kabar Guru Terjebak Di Rumah, Bosan atau Mengasyikkan

Terjebak Di Rumah, Bosan atau Mengasyikkan

Disuasana Social Distancing yang mengharuskan semua beraktifitas di rumah, membuat Oktavia Devila Kurniawati, S.Pd., guru Bahasa Indonesia membuat puisi buat anak didik Smamita yang di rumah.

Terjebak Di Rumah, Bosan atau Mengasyikkan

Terjebak Keadaan
Pagi yang selalu mengundang tawa,
Mengundang cerita baru, pengalaman baru,
bahkan Kesalahan baru
Pada diri kita atau orang lain.

Teruntuk Puan; Siswa tak pernah salah,
Beban berat selalu dieluh-eluhkan pada semangat muda
Kadang, mereka lupa bahwa dunia ini terus ada di genggaman mereka.
Tapi, semesta kadang punya cerita lain
Cerita yang harus diberikan sebelum menuai semuanya.

Sekolah yang notabene jadi tempat terasyik buat mereka
Seketika, luruh dengan semesta.
Semesta yang rindu disanjung dan dipuja
Semesta yang selalu memberi tanpa meminta balas
Semesta yang meneduhkan tanpa meminta dijaga.

Iyaa, keasyikan kita menikmati semesta
Seasyik itu pula semesta sedang meronta
Semua kebiasan, semua kesibukan
Semua hasrat dan cinta sedang dipertaruhkan
Untuk semesta.

Puan disana sudah tak bisa berlari
Berlari mengejar cita dan asa.
Sudah tak bergeming lagi
Cerita, kisah, tawa, haru, bahkan gosip
Yang sering puan lakukan disela cita dan asa digantung

Guru selalu mempertaruhkan pengetahuan
Guru selalu berkata “integritas, karakter, moral, dan sosial”
Dipertaruhkan oleh masa
Berusaha maksimal dan sebaik mungkin, Puan.

Sejenak, kita perlu memahami semesta
Kebiasaan dan kegiatan yang terlalu asyik
Kini, kian kita rindukan.
Semesta sedang meronta,
Henti sejenak!

Sekolah di rumah
Kerja di rumah
Diskusi di rumah
Berdoa dan Ibadah di rumah
Akhirnya tagar inilah yang viral

Dirumah Saja

Bosan? Atau malah lebih asyik?
Sosial distancing? Tak ada lagi gosip pagi
Mental Puan terganggu? Atau Was-was?
Kalian yang jawab ya.. tapi, semesta yang merasa.

Berkumpul dengan keluarga dirasa lebih asyik
Bekerja, sekolah, diskusi, bahkan ibadah di rumah
dirasa berat bagi sebagian.
Ya, bukan saatnya kita berkutat pemikiran konyol
Aksi yang toleran lebih dibutuhkan.

Semoga, ya ini cepat berlalu
Semesta butuh celoteh kalian
Rindu yang berpaut segera berlabuh
Semoga ya, #dirumahaja berubah #semestabahagia

- Advertisment -

Most Popular

Ajarkan Makna Berkurban, SMA Muhammadiyah Gelar Penyembelihan Hewan

Penyembelihan hewan kurban sudah menjadi rutinitas umat islam pada hari Raya Idul Adha, tak terkecuali SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Jumat, 31 Juli...

Smamita Ciptakan Generasi Penghafal Al Quran Melalui Kelas Tahfidz

Dengan penuh ucapan rasa syukur, SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo, terus mengembangkan potensi yang ada baik inovasi maupun kreatifitas. Tahun Pelajaran...

Milad 57 Perguruan Seni Beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Milad ke 57 Perguruan Seni Beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah Oleh M. Muad Sahlan Perguruan Seni...

Asal Mula Idul Adha

Oleh : Ira Susantie, S.Pd.I Setiap tahun umat muslim memperingati hari raya Idul Adha. Meskipun saat ini wabah corona...