Drs. H. Nadjih Ihsan

oleh: Nadjih Ihsan, Alumni Kepala SMA Muhammadiyah 1 Taman.

Bersumber dari pemikiran tentang Tuhan yang Esa, اله واحد، maka hanya ada satu makhluk dalam satu kesatuan penciptaan.

Manusia juga dalam satu kesatuan kemanusiaan

Etnis, kesukaan, kebangsaan, bahasa, budaya yang berbeda beda, namun mereka pada hakekatnya dalam satu kesatuan kemanusiaan.

Agama samawi/Agama langit yang diturunkan Alloh سبحانه وتعالى, Juga pada hakekatnya satu kesatuan dalam aqidah Tauhid, yakni hanya menyembah Alloh سبحانه وتعالى saja.

Nabi dan Rasul boleh boleh berganti ganti, zaman boleh berubah ubah, dan ilmu teknologi juga selalu berkembang, namun pada dasarnya misi para Nabi dan Rasul juga satu kesatuan yaitu Tauhid

ولقد بعثنا في كل أمة رسولا ان أعيدوا الله واجتنبوا الطاغوت ، النحل : ٣٦

Dan sungguh kami telah mengutus Rasul pada setiap umat, untuk menyeru : sembahlah الله saja dan juauhilah thohut

Oleh karena itu perjanjian yang mengikat antara manusia dengan Alloh سبحانه وتعالى, sebelum manusia lahir kedunia juga dalam satu kesatuan tentang siapa yang akan di Tuhan kan nanti.

Hal ini diperlukan agar tidak ada perselisihan antara manusia dengan Tuhan dihari akhirat nanti.

وإذ اخذ ربك من بني آدم من ظهورهم ذريتهم واشهدهم على أنفسهم الست بربكم، قالو بلى شهدنا ان تقولوا يوم القيمة انا كنا عن هذا غفلين، الاعراف : ١٧٢

Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi(tulang belakang) anak cucu Adam dan Alloh سبحانه وتعالى mengambil perjanjian terhadap mereka “Bukankah Aku ini Tuhanmu…? Mereka menjawab, betul (Engkau Tuhan kami) kami bersaksi” ( Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, “sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini

Penyimpangan dari aqidah Tauhid inilah yang menyelisihi agama samawi.

Memecah dan menyelisihi agama Tauhid itulah yang disebut perilaku syirik, dosa terbesar yang tidak diampuni, jika pelakunya tidak tobat yang sesungguhnya.

Alloh سبحانه وتعالى tidak membiarkan umat manusia tanpa Nabi, tanpa Rasul, tanpa kitab dan tanpa agama. Namun manusia lah yang menyimpangkan agama Tauhid itu.

….. ولا تكوا من المشركين، من الذين فرقوا دينهم وكانوا شيعا كل حزب بما لديهم فرحون، الروم : ٣١-٣٢

Dan janganlah kamu termasuk orang orang yang mempersekutukan Alloh سبحانه وتعالى، yaitu orang orang yang memecah belah agama mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka

Tidak satunya umat Islam dalam beraqidah dan beribadah kepada Alloh سبحانه وتعالى ، itulah kesyirikan yang disebut berselisih dalam agama.
Wallohu’alam.

Sepanjang 20/4 /2020