Drs. H. Nadjih Ihsan

Pada Ramadhan ke 3 Kyai Nadjih Ihsan, alumni kepala SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo (Smamita) menjelaskan bagaimana hukum puasa. Berikut penuturannya:

Pertama, telah ada ijmak/اجمع kesepakatan yang pasti dari para ulama Islam tentang wajibnya puasa. Perkara wajibnya puasa ini telah diketahui oleh setiap muslim.

Kedua, puasa diwajibkan pada tahun kedua hijriyah, selama hidupnya Rasulullah puasa sebanyak sembilan kali.

Ketiga, yakni kewajiban puasa pada saat itu, orang boleh memilih antara membayar fidyah atau berpuasa, kemudian turun ayat Al-Quran.


فمن شهد منكم الشهر فليصمه، البقرة : ١٨٥

maka puasa menjadi wajib dan tidak ada pilihan.

Keempat, jika bulan Ramadhan sudah masuk, dengan melihat bulan maka wajiblah berpuasa.


اذا رأيتم الهلال فصوموا واذا رايتموه فافطروا، الحديث : متفق عليه

Kelima, Muhammadiyah telah menetapkan penggunaan Hisab untuk menentukan awal Ramadhan, Syawal dan Dzul Qoidah dll

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu) Al-quran, surah Yunus ayat : 5.

Puasa dikerjakan karena cinta Alloh swt sebagai kewajiban syar’i kepada Nya.

—–

Sepanjang, 3 Ramadhan 1441 H/26 April 2020 M.