Drs. H. Nadjih Ihsan

Ramadhan ke-8, Kyai Nadjih Ihsan alumni kepala SMA Muhammadiyah 1 Taman, melanjutkan pokok bahasan terkait golongan manusia dalam berpuasa. Berikut pemaparannya.

Golongan manusia yang dibahas disini sebagai tambah dari Ramadhan ke6 dan ke7.

Pertama, yakni wanita hamil dan menyusui, jika ia menjalankan puasa dikhawatirkan akan mengganggu keselamatan diri dan anak nya, maka ia boleh tidak puasa.


Akan tetapi ia wajib mengganti puasa yang ditinggalkan tsb. ketika telah mengalami kemudahan untuk berpuasa.

Musthofa al-Maraghi menggolongkan ibu hamil dan ibu menyusui termasuk yuthiiqunahu

وعلى الذين يطيقو نه فدية طعام مسكين، البقرة : ١٨٤

Dan bagi orang yang berat menjalankan nya wajib membayar fidyah yaitu memberi makan orang miskin

والحبلي والمرضع اذا خافتا على ولديهما، فكل هؤلاء يفطرون وعليهم الفدية،

wanita yang hamil, dan wanita menyusui, jika ia khawatir terhadap keselamatan anak nya, maka ia wajib membayar fidyah

Al-Utsaimin dalam kitab Majalisu Ramadhan, membolehkan adanya pilihan antara membayar fidyah atau mengganti puasa dihari yang lain.
Wallohu’alam.

Kedua, ialah orang yang menolong keselamatan jiwa orang lain, dalam situasi adanya banjir atau kebakaran, jika dalam tindakan tsb memberatkan dirinya berpuasa, maka boleh tidak puasa dan menggantinya dihari yang lain.

(Sepanjang 8 Ramadhan 1441 H/1 Mei 2020 M)