Tim kelas XI IPA 4 dengan produk lilin aromaterapi

Pengembangan prestasi siswa dalam bidang penalaran merupakan yang sangat penting. Dalam hal ini, diharapkan tumbuh kreativitas dan inovasi pemikiran siswa siswi dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk menjadi bekal menuju persiapan kelulusan serta mampu membawa manfaat untuk masyarakat.

Mengingat pentingnya bidang ini, SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo berupaya menyelenggarakan inovasi karya siswa berupa seminar hasil, yang selanjutnya akan dilanjutkan di kelas XII sebagai bentuk final project.

Seminar hasil ini diikuti oleh seluruh siswa dan sisiwi SMAMITA kelas X dan XI dan diselenggarakan pada hari Senin-Rabu (1-10/3) untuk kelas XI dan hari Rabu-Jumat (24-26/3) untuk kelas X.

Siswa dan siswi diminta untuk memilih satu dari beberapa pilihan inovasi karya siswa, antara lain karya tulis atau artikel Ilmiah, buku (antologi karya), majalah/komik, media pembelajaran, inovasi olahan makanan/minuman/erajinan, poster/desain grafis, video/film pendek, dan produk jadi atau prototype.

Salah satu peserta kelas XI IPA 4, Charina Adinda membuat lilin aromaterapi dari limbah kulit jeruk bersama kelompoknya. Ia merasa lega ketika telah mempresentasikan hasil produk yang dibuat. “Awalnya deg-degan, takut nanti pertanyaannya susah-susah. Tapi waktu presentasi ternyata tidak se-seram yang dibayangin. Pengujinya baik-baik, ngasih komentar dan saran yang baik juga.” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa sebelumnya ia dan kelompoknya sempat mengalami kesusahan dalam proses membuat lilin aromaterapi yang mereka beri nama El Citrus ini. “Karena ganti produk dari yang kita sepakati sebelumnya dan terbatasnya waktu, kita agak susah, sih. Dari persiapan bahan dan alat juga proses pembuatan itu pasti ada susah dan gagalnya juga.”

Namun dari kegagalan tersebut, makin membuat Ia dan kelompoknya semangat dan optimis berhasil.

Dengan adanya seminar hasil ini, diharapkan dapat menjadi cara belajar baru bagi peserta didik, agar bisa lebih mandiri dengan melakukan penelitian individu ataupun kelompok, di mana pembelajaran langsung berbasis project yang berwujud dan dapat menghayati keilmuan sebuah disiplin, sehingga dapat bernalar, bersikap dan berperilaku sebagai seorang ilmuan bermutu yang mandiri.

Penulis :Rahma Meidiana (XI IPA 4)