
Konten Smamita tembus ribuan views di Instagram Smamita18. Foto:Media Smamita
Kreativitas konten melalui Instagram @smamita18 milik SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) kembali mencuri perhatian publik. Salah satu konten yang diproduksi Tim Kreatif Smamita sukses meledak di media sosial dan menembus ribuan penayangan hanya dalam hitungan menit, Selasa (24/2/2026).
Konten tersebut mengusung konsep unik dan sarat pesan inspiratif. Dalam video berdurasi singkat itu, ditampilkan sosok seorang CEO yang turun langsung ke lapangan tanpa mengenakan atribut mewah maupun identitas jabatan.
Ia berbaur dengan seluruh civitas sekolah dan merasakan langsung dinamika budaya yang ada di lingkungan sekolah sebagai potret realitas kehidupan dari sudut pandang yang jarang terlihat oleh para pimpinan.
Tanpa gimmick berlebihan, alur cerita dikemas secara sederhana namun kuat secara emosional. Khalayak diajak menebak identitas tokoh tersebut hingga pada akhir video terungkap bahwa sosok bersahaja itu adalah seorang CEO.
Kejutan dalam alur cerita inilah yang membuat konten tersebut ramai dibagikan, dikomentari, dan diapresiasi warganet. Salah satu anggota tim kreator Smamita mengungkapkan bahwa ide tersebut terinspirasi dari nilai adab yang dinilai semakin terkikis oleh perkembangan zaman.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa sejatinya adab lebih utama daripada kemampuan akademik. Melalui konten ini, kami ingin memberikan edukasi kepada seluruh siswa di mana pun berada,” ujarnya.
Pesan tersebut selaras dengan visi Smamita dalam mengembangkan generasi Religious, Smart, Positive, dan Creative (Respect School) sebagai fondasi utama dalam menyiapkan pelajar yang unggul dan berdaya saing global.
Nilai Religious ditanamkan melalui pembiasaan ibadah, penguatan akhlak mulia, serta pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin dalam kehidupan sehari-hari. Aspek Smart diwujudkan melalui pembelajaran inovatif, literasi digital, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan solutif agar siswa siap menghadapi tantangan era transformasi digital.
Konten Smamita tembus ribuan views di Instagram Smamita18. Foto:Media Smamita/PWMU.CO
pwmu.co –
Kreativitas konten melalui Instagram @smamita18 milik SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) kembali mencuri perhatian publik. Salah satu konten yang diproduksi Tim Kreatif Smamita sukses meledak di media sosial dan menembus ribuan penayangan hanya dalam hitungan menit, Selasa (24/2/2026).
Konten tersebut mengusung konsep unik dan sarat pesan inspiratif. Dalam video berdurasi singkat itu, ditampilkan sosok seorang CEO yang turun langsung ke lapangan tanpa mengenakan atribut mewah maupun identitas jabatan.
Ia berbaur dengan seluruh civitas sekolah dan merasakan langsung dinamika budaya yang ada di lingkungan sekolah sebagai potret realitas kehidupan dari sudut pandang yang jarang terlihat oleh para pimpinan.
Tanpa gimmick berlebihan, alur cerita dikemas secara sederhana namun kuat secara emosional. Khalayak diajak menebak identitas tokoh tersebut hingga pada akhir video terungkap bahwa sosok bersahaja itu adalah seorang CEO.
Kejutan dalam alur cerita inilah yang membuat konten tersebut ramai dibagikan, dikomentari, dan diapresiasi warganet. Salah satu anggota tim kreator Smamita mengungkapkan bahwa ide tersebut terinspirasi dari nilai adab yang dinilai semakin terkikis oleh perkembangan zaman.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa sejatinya adab lebih utama daripada kemampuan akademik. Melalui konten ini, kami ingin memberikan edukasi kepada seluruh siswa di mana pun berada,” ujarnya.
Pesan tersebut selaras dengan visi Smamita dalam mengembangkan generasi Religious, Smart, Positive, dan Creative (Respect School) sebagai fondasi utama dalam menyiapkan pelajar yang unggul dan berdaya saing global.
Nilai Religious ditanamkan melalui pembiasaan ibadah, penguatan akhlak mulia, serta pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin dalam kehidupan sehari-hari. Aspek Smart diwujudkan melalui pembelajaran inovatif, literasi digital, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan solutif agar siswa siap menghadapi tantangan era transformasi digital.
Penulis Zade Jurnalistik Smamita
