
Peserta Semapur Dance sedang beraksi dalam kegiatan ACAPELA 2026 Smamita di Hall lantai 2. (Satrio)
Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) sukses menggelar program kerja unggulannya, ACAPELA 2026 (Ajang Cerdas Tangkas Pandu Pengenal), pada Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi HW Smamita. Untuk pertama kalinya, ACAPELA dibuka sebagai kompetisi lintas wilayah, menghadirkan peserta dari luar kawasan Sepanjang. Langkah ini menandai perluasan jejaring antarpandu pengenal sekaligus penguatan silaturahmi antar-qobilah Hizbul Wathan.
Ketua Pelaksana ACAPELA 2026 Mercylla Archyka Putri Syahla menyampaikan bahwa ACAPELA dirancang sebagai ajang perdana yang membuka ruang kolaborasi lebih luas.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Kami berharap ACAPELA dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi lebih baik di tahun-tahun mendatang,” ujar siswa Excellent Class XI-6 itu.
Tak sekadar arena adu ketangkasan, ACAPELA juga menjadi ruang temu dan persaudaraan. Nuansa kebersamaan terasa sejak pembukaan hingga penutupan, memperlihatkan semangat kekompakan yang kuat di antara para pandu pengenal.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Smamita Wahyu Bimas Kurniasandi SIKom menegaskan bahwa pelaksanaan ACAPELA bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wujud nyata penguatan tali silaturahmi antar qobilah Hizbul Wathan lintas daerah.
“Kegiatan ini dirancang sebagai ruang bertemu, belajar, dan bertukar pengalaman antar pandu pengenal, sehingga menumbuhkan semangat persaudaraan, sportivitas, dan karakter kepanduan yang kokoh. Meski ini program perdana, kami terbuka terhadap masukan demi perbaikan ke depan,” ujarnya.
Antusiasme peserta tercermin dari kehadiran sejumlah sekolah, antara lain SMP Muhammadiyah 12 Gresik, SMP Muhammadiyah 2 Taman, SMP Muhammadiyah 5 Tulangan, dan SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Para peserta beradu kemampuan dalam berbagai cabang lomba, seperti Pionering, PBB Bertongkat, Semapur Dance, serta ketangkasan Sandi Morse dan Sandi Kotak.
Salah satu peserta dari SMP Muhammadiyah 5 Tulangan mengungkapkan kesan positifnya. “Lombanya keren-keren! Benar-benar mengasah keterampilan dan kreativitas. Tahun depan ingin ikut lagi,” ujarnya penuh semangat.
Lebih dari sekadar kompetisi, ACAPELA 2026 menjadi sarana pengembangan potensi, kreativitas, dan sportivitas, sekaligus penguatan ukhuwah Islamiyah. Dengan konsep menantang namun menyenangkan, ACAPELA tampil sebagai panggung ekspresi dan edukasi bagi para pandu pengenal, serta menegaskan komitmen HW Smamita dalam mencetak generasi tangguh dan berkarakter.
Penulis Hasalan Jurnalistik Smamita
