• Bahasa Indonesia
  • English

Explore The World

Book a Ticket

Edit Template

Siswa Smamita Sepekan Rasakan Kehidupan Nyantri di Pondok Pesantren Karang Asem

Siswa Tahfidz Smamita mengikuti pembukaan kegiatan Nyantri Sepekan di Pondok Pesantren Karang Asem Muhammadiyah Paciran Lamongan. (Nashiiruddin)

Upaya memperkuat karakter Qurani terus dilakukan SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) melalui Program Nyantri Sepekan bagi siswa Class Tahfidz. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Karang Asem Muhammadiyah sebagai ikhtiar menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan akhlak mulia berbasis Al-Qur’an, Senin (4/5/2026).

Selama satu pekan, para siswa mengikuti aktivitas kepesantrenan secara penuh, mulai dari salat berjamaah, qiyamul lail, halaqah tahfidz dan tahsin, kajian keislaman, hingga pembiasaan adab santri dalam kehidupan sehari-hari. Ritme kehidupan pesantren yang teratur menjadi sarana efektif untuk membangun kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Unit Pondok, Ustadz Ahmad Khudaifi MPd, menyampaikan pesan tentang pentingnya meluruskan niat dan menjaga adab dalam menuntut ilmu. Ia mengawali arahannya dengan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan At-Tirmidzi: “Barang siapa membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.”

Menurutnya, hadis tersebut menjadi motivasi besar bagi para santri untuk mencintai Al-Qur’an serta menjadikan setiap aktivitas belajar sebagai ladang pahala. Ia menegaskan bahwa inti dari kegiatan nyantri bukan sekadar menambah ilmu, tetapi juga memperbaiki niat.

“Niat belajar harus diluruskan. Jangan sampai belajar hanya untuk formalitas atau sekadar menggugurkan kewajiban,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan adab. “Manusia harus memiliki ilmu dan adab. Jika tidak memiliki keduanya, derajatnya bisa jatuh. Di pondok ini, kalian tidak hanya belajar ilmu, tetapi juga adab,” tegasnya.

Selama sepekan ke depan, para siswa akan menjalani pembinaan dengan pengawasan intensif dari para pembimbing. Ia meminta peserta untuk segera beradaptasi dengan lingkungan pondok, aturan, serta ritme kehidupan santri.

“Kalian akan dibimbing dan diarahkan. Manfaatkan kesempatan ini untuk berubah menjadi lebih baik, jaga disiplin, dan ikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

Di akhir arahannya, ia menekankan pentingnya doa orang tua dalam keberkahan menuntut ilmu. “Niatkan beberapa hari ke depan ini benar-benar untuk belajar dan memperbaiki diri,” tambahnya.

Para santri juga mendapatkan pendampingan intensif dari para musyrif dan ustadz pesantren melalui setoran hafalan harian serta evaluasi rutin untuk menjaga konsistensi murojaah dan kualitas bacaan sesuai kaidah tajwid.

Waka Humas SMA Muhammadiyah 1 Taman, Mokhamad Ikhwan SPd, berharap para siswa dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini sehingga menjadi pribadi yang lebih matang, santun, dan siap menjadi teladan.

“Semoga pengalaman nyantri ini menjadi bekal berharga, tidak hanya sebagai penghafal Al-Qur’an, tetapi juga generasi Muhammadiyah yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” pungkasnya.

Program Nyantri Sepekan ini diharapkan menjadi bekal spiritual dan karakter bagi siswa Tahfidz Smamita, sekaligus membentuk generasi muda yang tangguh dan berakhlak Qurani.

Penulis Vino Jurnalistik Smamita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAMITA) adalah sekolah berbasis Islam unggul prestasi yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Berlandaskan visi “Shaleh dalam perilaku, unggul dalam mutu, dan berdaya saing global,” SMAMITA mengusung core value RESPECT School (Religious, Smart, Positive, Creative) sebagai budaya sekolah untuk membentuk peserta didik yang beriman, berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan global.

Layanan

Rapor

SKL

Berita

Pengumuman

Resource

Unduh

Pusat Bantuan

Acara

Kontak

© 2025 Created with SMA Muhammadiyah 1 Taman