• Bahasa Indonesia
  • English

Explore The World

Book a Ticket

Edit Template

Dua Srikandi Smamita Naik Podium Kejurda Ju-Jitsu Jatim 2026

Fitri Ayu Rahmadani dan Aisyah Medina Mazaya, dua siswi Smamita yang berhasil meraih Juara 3 pada Kejurda Ju-Jitsu Jatim 2026 Foto :Satrio

Semangat berlatih dan keberanian menghadapi tantangan mengantarkan dua siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) meraih prestasi pada Kejurda Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026, Jumat (18/9/2026).

Mereka adalah Fitri Ayu Rahmadani, siswi Excellent Class X-2, dan Aisyah Medina Mazaya, siswi Excellent Class X-1. Keduanya berhasil meraih Juara 3 Fighting System U-16 dalam ajang tersebut.

Tak berhenti di satu prestasi, Aisyah juga meraih Juara 3 Demo Senior pada Kejurda Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026. Sebelumnya, ia tercatat mengikuti Kejuaraan Dispora Cup 2026 dan Kejuaraan Ju-Jitsu Kabupaten Sidoarjo 2025.

Di balik pencapaian tersebut terdapat proses latihan yang konsisten. Fitri mengungkapkan, persiapan menghadapi kompetisi tidak hanya mengandalkan teknik bertanding, tetapi juga kekuatan fisik dan daya tahan tubuh.

“Biasanya kami latihan jogging, pukulan, tendangan, serta belajar teknik-teknik kunci dan bantingan. Kalau menjelang lomba, biasanya latihan pada hari Rabu, Sabtu, dan Ahad,” jelas Fitri.

Persiapan fisik menjadi bagian penting karena para atlet harus menjaga kondisi tubuh agar tetap siap menghadapi pertandingan.

Selain latihan teknik, Fitri melakukan latihan untuk meningkatkan stamina, seperti angkat barbel dan bip test. Latihan tersebut membantu mengukur kemampuan daya tahan dan stamina sebelum menghadapi pertandingan.

“Selain latihan, kami juga harus menjaga kesehatan dan berat badan untuk perlombaan,” ujarnya.

Bagi Fitri, keberhasilan meraih podium bukan menjadi akhir perjalanan. Prestasi tersebut justru menjadi pemantik untuk mengikuti lebih banyak kompetisi dan mengumpulkan pengalaman.

“Saya jadi semakin termotivasi untuk mengikuti lebih banyak lomba dan menabung prestasi,” ungkapnya.

Ju-Jitsu Bukan Sekadar Bela Diri

Sementara itu, Aisyah memandang ju-jitsu bukan hanya sebagai olahraga bela diri. Baginya, latihan ju-jitsu memberikan pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Aisyah, ju-jitsu mengajarkan kedisiplinan, keberanian, konsentrasi, dan rasa percaya diri.

“Ju-jitsu adalah olahraga bela diri yang menarik dan bermanfaat. Tidak hanya mengajarkan teknik untuk melindungi diri, tetapi juga melatih kedisiplinan, keberanian, konsentrasi, dan rasa percaya diri,” tuturnya.

Melalui latihan, Aisyah juga belajar tetap tenang ketika menghadapi situasi sulit serta menghargai orang lain.

“Dengan berlatih ju-jitsu, saya belajar tetap tenang dalam menghadapi situasi sulit dan menghargai orang lain,” tambahnya.

Prestasi Fitri dan Aisyah menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter. Medali yang mereka raih menjadi buah dari latihan, kedisiplinan, keberanian, dan kemauan untuk terus berkembang.

Bagi kedua srikandi Smamita tersebut, podium Kejurda Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 bukanlah garis akhir. Prestasi itu menjadi pijakan untuk kembali berlatih, mengikuti kompetisi berikutnya, dan terus menambah catatan prestasi.

Penulis Yumna Jurnalistik Smamita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAMITA) adalah sekolah berbasis Islam unggul prestasi yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Berlandaskan visi “Shaleh dalam perilaku, unggul dalam mutu, dan berdaya saing global,” SMAMITA mengusung core value RESPECT School (Religious, Smart, Positive, Creative) sebagai budaya sekolah untuk membentuk peserta didik yang beriman, berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan global.

Layanan

Rapor

SKL

Berita

Pengumuman

Resource

Unduh

Pusat Bantuan

Acara

Kontak

© 2025 Created with SMA Muhammadiyah 1 Taman