
Para siswa Smamita sedang mendengarkan informasi mengenai program pendidikan di kampus Seoul University dan Kyung Hee University. (Satrio)
SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) terus menunjukkan komitmennya membekali siswa dengan wawasan global. Salah satunya melalui Korean Edu Fair yang digelar di hall sekolah pada Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini diikuti seluruh siswa Smamita dan mendapat antusiasme tinggi. Korean Edu Fair menghadirkan dua perguruan tinggi ternama dari Korea Selatan, yakni Seoul University dan Kyung Hee University. Kehadiran kedua kampus tersebut membuka ruang bagi siswa untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan tinggi di Negeri Ginseng sekaligus peluang melanjutkan studi ke luar negeri.
Tak hanya diikuti siswa internal, kegiatan ini juga melibatkan peserta dari sekolah lain di Kabupaten Sidoarjo, antara lain SMA Muhammadiyah 3 Tulangan dan SMA YPM. Hal ini menunjukkan semangat kolaborasi dan berbagi manfaat pendidikan lintas sekolah.
Direktur SMA Muhammadiyah 1 Taman Edwin Yogi Laayrananta MIKom menyampaikan bahwa Korean Edu Fair merupakan bagian dari strategi sekolah menyiapkan siswa agar memiliki perspektif internasional sejak dini.
“Selama ini Smamita telah menjalin kerja sama dengan berbagai negara seperti Tiongkok, Jepang, Malaysia, dan Singapura. Kini kami memperluas jejaring ke Korea Selatan agar siswa semakin siap bersaing di level global,” ujarnya.
Dia menambahkan, kerja sama ini sejalan dengan pengembangan keterampilan unggulan siswa Smamita, khususnya di bidang kreatif seperti produksi video dan konten digital. Menurutnya, sejumlah perguruan tinggi di Korea memiliki reputasi kuat di bidang tersebut.
“Kami ingin membuka wawasan siswa bahwa peluang belajar tidak hanya terbatas di dalam negeri, tetapi juga terbuka lebar di luar negeri, terutama di kampus yang relevan dengan minat dan keterampilan mereka,” jelas Edwin yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Kader PCM Sepanjang.
Dia menegaskan, Korean Edu Fair tidak hanya ditujukan bagi siswa Smamita. Pihak sekolah sengaja mengundang sekolah lain agar manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas.
“Semua siswa berhak mendapatkan akses informasi pendidikan global. Selain itu, kegiatan ini menjadi nilai tambah bagi Smamita sebagai sekolah yang berorientasi internasional,” pungkasnya.
Penulis Billa Jurnalistik Smamita
