
Puluhan siswa Tahfidz Class Smamita mengikuti kegiatan Al Kahfi Time di lorong sekolah lantai 3 (Nashiiruddin)
Komitmen membentuk generasi Qurani yang unggul dan berkarakter terus diperkuat oleh SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) melalui program Al Kahfi Time. Program ini menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam pembinaan siswa Tahfidz Class untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun karakter Islami secara berkelanjutan, Jumat (10/4/2026).
Al Kahfi Time merupakan kegiatan pembiasaan yang dirancang khusus bagi siswa program tahfidz. Kegiatan ini berlangsung di lorong kelas tahfidz lantai 3 dengan kegiatan murojaah bersama yang diikuti seluruh siswa Tahfidz Class X dan XI.
Dalam suasana yang tenang, tertib, dan penuh kekhusyukan, para siswa diarahkan tidak hanya mengejar target hafalan, tetapi juga menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta keistiqamahan dalam beribadah.
Ummu Syarifah SPdI, Koordinator Kelas Tahfidz Smamita, menjelaskan bahwa Al Kahfi Time dirancang sebagai ikhtiar sistematis untuk menanamkan nilai-nilai akhlak Islami melalui pembiasaan membaca, menghafal, dan mentadabburi Al-Qur’an. Secara khusus, kegiatan ini difokuskan pada pembacaan Surah Al-Kahfi yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur’an siswa, tetapi juga membentuk karakter spiritual yang kuat.
“Melalui pembiasaan ini, siswa diajak untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, memahami pesan-pesannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Dia menambahkan, pelaksanaan Al Kahfi Time pada hari Jumat memiliki landasan syar’i yang kuat. Hal tersebut merujuk pada hadis sahih yang menjelaskan keutamaan membaca Surah Al-Kahfi di hari Jumat.
Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa siapa saja yang membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan pahala dan cahaya di antara dua Jumat, serta perlindungan dari fitnah Dajjal.
“Nilai-nilai inilah yang ingin kami tanamkan kepada para siswa, agar mereka tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak Islami yang kokoh, berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah,” ujarnya.
Penulis Zade Jurnalistik Smamita
