• Bahasa Indonesia
  • English

Explore The World

Book a Ticket

Edit Template

Silaturahmi ke SMA Muhammadiyah 4 Gempol, Direktur Smamita Paparkan Strategi Pengembangan Sekolah

Direktur Smamita Edwin Yogi Laayrananta MIKom beserta rombongan berdiskusi dengan jajaran SMA Muhammadiyah 4 Gempol (Nashiiruddin)

Upaya peningkatan mutu pendidikan terus diperkuat melalui kolaborasi antarlembaga. SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menjalin silaturahmi dengan SMA Muhammadiyah 4 Gempol di Jalan Raya Gempol No 146, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (9/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan mempererat sinergi sekaligus berbagi pengalaman pengelolaan pendidikan. Suasana pertemuan berlangsung hangat.

Rombongan Smamita dipimpin Direktur Edwin Yogi Laayrananta MIKom, didampingi Wahyu Bimas Kurniasandi SIKom (Waka Kesiswaan), Mokhamad Ikhuwan SPd (Waka Humas), serta M Nashiiruddin Addaa’i MPd (Staf Humas). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala SMA Muhammadiyah 4 Gempol Retno Dwi Mahajuningtyas SPd beserta jajaran pimpinan sekolah.

Dalam diskusi, kedua pihak membahas penguatan manajemen sekolah, pengembangan program akademik dan nonakademik, peningkatan kualitas sumber daya guru, hingga strategi membangun budaya prestasi dan karakter siswa. Dialog terbuka ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus perumusan langkah kolaboratif ke depan.

Direktur Smamita Edwin Yogi Laayrananta memaparkan perjalanan panjang dan strategi pengembangan sekolah. Ia menjelaskan bahwa Smamita berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sepanjang dengan kekuatan sentral pada tata kelola keuangan yang tertata sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Manajemen keuangan yang sehat menjadi fondasi keberlanjutan dan kemandirian sekolah,” tegasnya.

Smamita berdiri sejak 1968, namun melakukan rebranding besar pada 2015 seiring perubahan segmentasi pasar pendidikan Muhammadiyah. Saat itu, SPP berada di kisaran Rp250 ribu.

“Ketika persyarikatan mendorong pergeseran segmen, kami siap berbenah,” ujarnya.

Langkah strategis berlanjut pada 2017 dengan pembangunan gedung delapan lantai senilai sekitar Rp35 miliar. Setahun kemudian pada 2018, gedung Smamita Tower tersebut diresmikan oleh Muhadjir Effendy yang kala itu menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

“Perubahan segmen tentu berkonsekuensi. Jumlah siswa sempat menurun saat penyesuaian SPP menjadi Rp800 ribu, namun itu bagian dari strategi jangka panjang,” tambah Edwin.

Selama delapan tahun terakhir, Smamita terus melakukan transformasi signifikan, mulai dari sistem pembiayaan, segmentasi pasar, hingga penguatan program unggulan yang mengukuhkannya sebagai sekolah Muhammadiyah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Keunikan Smamita juga terletak pada posisi strategisnya di perbatasan Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, serta relasi sosial yang harmonis dengan lingkungan sekitar, ditunjang dengan tenaga pendidik yang masih tergolong muda.

Dalam aspek kemandirian, sekolah juga mengelola unit bisnis internal selama tiga tahun terakhir. Produksi seragam dilakukan secara mandiri agar nilai tambah kembali untuk pengembangan sekolah.

Edwin menekankan pentingnya komunikasi intensif dengan PCM sebagai pemangku kebijakan. “PCM sangat terbuka dan suportif. Kuncinya terus berdiskusi dan membaca kebutuhan agar suasana tetap cair dan sinergi terjaga,” pungkasnya.

Penulis Vino Jurnalistik Smamita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SMA Muhammadiyah 1 Taman (SMAMITA) adalah sekolah berbasis Islam unggul prestasi yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Berlandaskan visi “Shaleh dalam perilaku, unggul dalam mutu, dan berdaya saing global,” SMAMITA mengusung core value RESPECT School (Religious, Smart, Positive, Creative) sebagai budaya sekolah untuk membentuk peserta didik yang beriman, berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan global.

Layanan

Rapor

SKL

Berita

Pengumuman

Resource

Unduh

Pusat Bantuan

Acara

Kontak

© 2025 Created with SMA Muhammadiyah 1 Taman