
Luh Tian Odenia Chandra, siswi Excellent Class XI-1, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang English Speech Contest FPIP Edufair 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur. (Satrio)
Prestasi gemilang kembali ditorehkan siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Kali ini, Luh Tian Odenia Chandra, siswi Excellent Class XI-1, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang English Speech Contest FPIP Edufair 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur. Kompetisi tersebut digelar di Gedung GKB lantai 4 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Senin (8/6/2026).
Ajang bergengsi tingkat provinsi yang diselenggarakan Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Umsida ini diikuti puluhan pelajar SMA dari berbagai daerah di Jawa Timur. Di tengah persaingan ketat, Luh Tian tampil memukau hingga berhasil menghipnotis dewan juri melalui pidato berbahasa Inggris yang disampaikan dengan percaya diri, argumentatif, dan inspiratif.
Pada kompetisi tersebut, Luh Tian mengusung tema besar “Voice for Change: Social Issues Today”. Pada babak penyisihan, ia membawakan pidato berjudul “Gender Equality Efforts in Challenging the Stigma of Traditional Masculinity”, yang mengantarkannya lolos ke babak final. Kekuatan pesan, pengucapan yang fasih, serta gaya penyampaian yang matang menjadi poin utama penilaian juri.
Memasuki babak final, tantangan semakin besar. Luh Tian harus menyiapkan naskah pidato kedua dalam waktu sangat terbatas, sekitar satu hari, karena bertepatan dengan tenggat pengumpulan video. Dengan dukungan guru pembimbing Alifia Widianti, S.Pd., MH, serta rekan dan keluarga, ia berhasil menyusun pidato final berjudul “Ecofeminism Between Environmental Damage and the Silenced Voice of Women”.
Meski tidak sempat berlatih secara tatap muka, Luh Tian menjalani latihan intensif selama lima hari secara daring bersama guru pembimbing, serta latihan mandiri dengan dukungan orang tua. Usaha tersebut berbuah manis. Penampilannya yang lugas, emosional, dan sarat pesan sosial kuat mengantarkannya meraih Juara 1 kategori Speech Contest SMA se-Jawa Timur.
“English speech contest merupakan kompetisi pidato menggunakan bahasa Inggris. Saya bersaing dengan puluhan peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur. Alhamdulillah bisa lolos penyisihan hingga final dan akhirnya meraih juara satu,” ungkap Luh Tian.
Sementara itu, guru pembimbing Alifia Widianti SPd MH menyampaikan pesan motivasi kepada siswanya.
“Ketika ada one day, pasti ada day one. Tetap percaya pada proses, terus belajar, dan jangan lelah menjadi lebih baik. Jangan hanya berharap pada hasil, tetapi percayalah pada proses karena di situlah kamu bertumbuh,” ujarnya.
Dia juga berpesan agar setiap kesempatan dimaksimalkan dengan memberikan yang terbaik dari kemampuan yang dimiliki.
“Jangan lelah merasa belum tahu, karena dari rasa itu akan tumbuh kehausan untuk terus belajar hal-hal baru,” tambahnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Smamita terus mendukung siswanya untuk berprestasi. Keberhasilan Luh Tian diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berani menyuarakan perubahan positif melalui pendidikan.
Penulis Billa Jurnalistik Smamita
