
IPM Smamita, Aqilah Marito Nauli Harianja menyerahkan Donasi kepada Lazismu PCM Sepanjang. Foto: Yumna
Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Melalui Lazismu Smamita bersama organisasi otonom (Ortom), civitas sekolah berhasil menggalang donasi sebesar Rp13.157.938.
Penggalangan dana berlangsung selama lebih dari sepekan dengan melibatkan seluruh civitas Smamita, mulai dari guru, karyawan, siswa, hingga wali siswa. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang, Selasa (1/9/2026).
Koordinator Lazismu Smamita, M Ibnu Nurfaturifqu SPd, mengatakan penggalangan donasi tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian keluarga besar Smamita terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Donasi ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kita terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi para donatur yang ingin turut memberikan bantuan kepada masyarakat NTT,” ujarnya.
Disalurkan melalui MDMC
Donasi yang telah terkumpul diserahkan kepada Lazismu PCM Sepanjang. Selanjutnya, penyaluran bantuan akan menunggu arahan dari relawan Muhammadiyah di Jawa Timur agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Staf Fundraiser Lazismu PCM Sepanjang, Akhlis Fatikhul Islam, menjelaskan bantuan tersebut nantinya disalurkan melalui tim Lazismu dan relawan yang diberangkatkan ke NTT dalam program Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
“Nantinya donasi akan diserahkan langsung kepada masyarakat yang terdampak. Akan ada tim Lazismu atau relawan yang berangkat langsung ke NTT melalui program MDMC,” jelasnya.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat terdampak bencana, antara lain air bersih, pakaian, sembako, dan kebutuhan mendesak lainnya.
Apresiasi untuk Civitas Smamita
Lazismu PCM Sepanjang menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas Smamita yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Dukungan guru, karyawan, siswa, dan wali siswa dinilai sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
“Terima kasih atas bantuan dan kepedulian dari pihak Smamita yang telah menyisihkan rezekinya untuk didonasikan kepada korban bencana di NTT. Kami berharap donasi ini dapat digunakan sebaik-baiknya dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Melalui aksi penggalangan donasi tersebut, Smamita berharap bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana di NTT.
Lebih dari sekadar mengumpulkan dana, gerakan ini menjadi pembelajaran nyata bagi civitas Smamita untuk menumbuhkan kepedulian, solidaritas, dan semangat membantu sesama, terutama masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Penulis Billa Jurnalistik Smamita
